Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat Donald Trump meluapkan kemarahannya kepada presenter CBS News, Norah O'Donnell, saat wawancara berjalan lantaran membacakan manifesto tersangka penembakan di acara jamuan White House Correspondents Dinner pada Minggu (26/4).
Kemarahan Trump bermulai ketika O'Donnell menyinggung isi manifesto nan ditulis Cole Tomas Allen, pelaku penembakan nan diduga menargetkan Trump di aktivitas jamuan tersebut. Isi manifesto itu mengutarakan kebencian laki-laki 31 tahun itu terhadap sosok "pedofil, pemerkosa, dan pengkhianat" menodai tangannya dengan kejahatan-kejahatan.
Meski pelaku tidak menulis nama Trump dalam manifestonya, sang presiden langsung terlihat tersinggung dan naik pitam ketika O'Donnell membacakan bagian tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak lagi bersedia membiarkan seorang pedofil, pemerkosa, dan pengkhianat menodai tangan saya dengan kejahatannya," ujar O'Donnell saat membacakan quote manifesto pelaku.
Trump, nan menjawab pertanyaan-pertanyaan sebelumnya dengan relatif tenang, langsung terlihat naik pitam dan merespons dengan nada tinggi.
"Saya sudah menunggu Anda membacakan itu lantaran saya tahu Anda bakal melakukannya, lantaran kalian orang-orang nan buruk. Sangat buruk," kata Trump.
"Ya, dia (Tomas Allen) memang menulis itu. Saya bukan pemerkosa. Saya tidak pernah memperkosa siapa pun," paparnya menambahkan seperti dikutip The Politico.
O'Donnell menyela, "Oh, menurut Anda dia sedang merujuk kepada Anda?"
Namun Trump mengabaikan pertanyaan itu dan langsung menegaskan: "Saya bukan pedofil."
Trump tampak tersinggung atas apa nan tampaknya dia anggap sebagai sindiran mengenai hubungannya dengan Jeffrey Epstein, nan tidak disebut namanya baik dalam manifesto maupun oleh O'Donnell.
"Anda membacakan omong kosong dari orang sakit," kata Trump. "Saya dikaitkan dengan hal-hal nan sama sekali tidak ada hubungannya dengan saya."
Sebelumnya, O'Donnell baru saja bertanya kepada Trump apakah pengalaman di aktivitas makan malam itu bakal mengubah pandangannya terhadap pers.
Trump menjawab secara tidak langsung dengan menyatakan bahwa media sebagian besar berpatokan kiri dan menentang kebijakannya mengenai imigrasi dan kejahatan.
Namun, tanggapan pedasnya beberapa saat kemudian justru memberikan jawaban nan jauh lebih jelas.
"Anda semestinya malu pada diri sendiri lantaran membacakan (manifesto) itu, lantaran saya bukan salah satu dari hal-hal tersebut," kata Trump.
"Anda tidak semestinya membacakan itu di '60 Minutes.' Anda memalukan."
(rds/bac)
Add
as a preferred source on Google
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·