Rusia Sindir Trump Keteteran Di Iran: Jelas-jelas Kurang Persiapan

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang personil parlemen senior Rusia, Alexey Pushkov, menilai Amerika Serikat "jelas tidak siap" secara militer untuk bertempur melawan Iran.

Menurut Pushkov, AS terlalu berjuntai pada "keyakinan nan keliru" bahwa penggunaan kekuatan militer dapat dengan cepat membuahkan hasil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepada instansi buletin Rusia TASS, Ketua Komisi Kebijakan Informasi Dewan Federasi Rusia itu juga mengatakan pendekatan AS ke Iran kemungkinan "terlena" gegara pengalaman Negeri Paman Sam saat menangkap dan menangkap eks Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

"Dari perspektif militer, perang (AS) saat ini jelas-jelas kurang persiapan," kata Pushkov saat diwawancara TASS pada Minggu (26/4).

Pushkov menilai AS mungkin menganggap Iran tidak jauh berbeda dengan Venezuela, di mana pemerintah dan rakyat negara Amerika Selatan itu tak menunjukkan perlawanan nan signifikan kala AS menangkap presidennya.

Ia memaparkan Presiden Donald Trump dan jajarannya mungkin tidak betul-betul mengkalkulasi secara perincian mengenai kalkulasi taktis dan strategis jika AS melancarkan serangan terhadap Iran. AS juga mungkin tidak betul-betul mengetahui seberapa besar kekuatan Iran sebenarnya.

Sebab, Teheran selama ini tidak pernah mengungkap seberapa besar kekuatan militernya secara detail.

[Gambas:Video CNN]

"Penculikan [Presiden Venezuela Nicolas] Maduro dan reaksi nan sangat lemah dari rakyat Venezuela, nan memilih menerima syarat Amerika mengenai pengawasan ekspor minyak Venezuela, meyakinkan dia [Trump] bahwa operasi militer presisi dan sigap adalah perangkat nan efektif untuk memaksa rezim asing bertindak sesuai kemauan Amerika," kata senator tersebut.

"Setelah itu, Trump tampaknya memutuskan bahwa perihal serupa bisa dilakukan terhadap Iran," paparnya menambahkan seperti dikutip Al Jazeera.

Di sisi lain, Pushkov memaparkan Iran justru telah mempersiapkan diri dengan baik menghadapi bentrok dengan AS.

Pushkov menilai salah satu persiapan matang Iran ialah dengan memindahkan "hampir seluruh akomodasi rudalnya ke bawah tanah sehingga sangat susah dijangkau."

Teheran juga selama ini terus membangun persenjataan rudal dan drone nan jumlahnya mencapai puluhan ribu unit terlepas dari hukuman nan dijatuhkan AS Cs selama ini.

"Dan mereka telah lama mempersiapkan semua ini, baik secara ekonomi maupun, bisa dikatakan, secara eksistensial," ujarnya.

(eds/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional