Profil Sadio Camara, Menhan Mali Yang Dibunuh Sekutu Al Qaeda Di Rumah

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pertahanan Mali, Jenderal Sadio Camara, tewas dalam serangan terkoordinasi terhadap situs-situs militer di negara tersebut pada Sabtu (25/4).

Camara tewas ketika para penyerang menargetkan rumahnya. Kediaman Camara di kota Garnisun Kati diserang pada Sabtu selama serangan serentak oleh hubungan Al Qaeda dan pemberontak Tuareg.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Istri kedua Camara dan dua cucunya ikut tewas dalam penyerbuan itu.

Dilansir Al Jazeera, Camara merupakan tokoh sentral dalam pemerintahan militer nan merebut kekuasaan setelah kudeta berturut-turut pada tahun 2020 dan 2021.

"Dia adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam kepemimpinan militer nan berkuasa dan dipandang oleh beberapa orang sebagai calon pemimpin Mali di masa depan," kata Nicolas Haque dari Al Jazeera.

"Kematiannya merupakan kehilangan nan besar bagi angkatan bersenjata negara," paparnya menambahkan.

Jenderal Sadio Camara merupakan perwira militer nan menjabat sebagai Menteri Pertahanan Mali sejak 2021. 

Pria kelahiran 1979 itu berkedudukan aktif dalam kudeta Mali 2020 berbareng Kolonel Assimi Goïta nan menggulingkan pemerintahan Ibrahim Boubacar Keïta.

Camara pertama kali menjabat sebagai Menteri Pertahanan dari Oktober 2020 hingga Mei 2021 sebelum dicopot dari jabatannya. Langkah tersebut memicu kudeta baru, dan dia kembali dilantik sebagai Menteri Pertahanan pada 11 Juni 2021.

Amerika Serikat menjatuhkan hukuman terhadap Camara pada Juli 2023 lantaran keterkaitannya dengan Kelompok tentara penghasilan Rusia, Wagner. Penetapan hukuman itu juga mengungkap bahwa dia mempunyai kebangsaan dobel dengan Prancis. Sanksi tersebut dicabut pada Februari 2026.

(rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional