Pm Baru Hungaria Bersumpah Akan Tangkap Netanyahu

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri baru Hungaria Peter Magyar berjanji bakal menangkap PM Israel Benjamin Netanyahu sesuai dengan perintah Pengadilan Pidana Internasional (International Criminal Court/ICC).

ICC sebelumnya mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu lantaran dianggap melakukan kejahatan atas genosida di Jalur Gaza.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Magyar menegaskan kembali keanggotaan Hungaria di ICC sehingga bertanggung jawab menjalankan perintah badan peradilan internasional tersebut.

Ia apalagi sudah memberikan peringatan kepada Netanyahu mengenai penangkapannya jika dia melawat ke Hungaria.

Tekad Magyar tersebut berbeda dengan PM sebelumnya, Viktor Orban, nan merupakan sekutu Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan relasi Netanyahu.

Orban sempat berencana menarik Hungaria dari keanggotaan ICC pada tahun lampau lantaran ogah menangkap Netanyahu. Rencana itu dilakukan lantaran dia tidak setuju dengan perintah ICC tersebut.

Tepatnya pada 2 Juni tahun lalu, Hungaria menjadi satu-satunya negara Uni Eropa nan menolak keputusan dari ICC tersebut.

Kini di bawah kepemimpinan Magyar nan mengalahkan Orban pada pemilihan awal April lalu, pemerintahannya telah mempelajari dan bakal menyetop rencana Hungaria keluar dari ICC.

"Saya percaya bahwa jika suatu negara adalah personil Mahkamah Pidana Internasional, dan seseorang nan dicari oleh pengadilan memasuki wilayah kita, maka orang itu kudu ditahan," tambahnya, merujuk pada Netanyahu, dikutip dari Sky News.

Surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dikritik keras oleh Presiden AS saat itu, Joe Biden. Penerusnya, Donald Trump, terus mendukung Perdana Menteri Israel tersebut dengan teguh.

(bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional