Pendapatan Naik, Pad Turun, Bupati Barito Selatan Sampaikan Lkpj 2025

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

BUNTOK. PROKALTENG.CO  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD pada Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026, Selasa (31/3).

Bupati Barito Selatan, Dr H Eddy Raya Samsuri juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, seraya memohon maaf lahir dan jiwa kepada seluruh peserta rapat.

“ Melalui momentum ini, kami berkomitmen untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kinerja, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya

Dia menjelaskan, pada LKPj dari sisi pendapatan daerah, terjadi kenaikan pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 sebesar sekitar Rp148,9 miliar, dari Rp1,49 triliun menjadi Rp1,64 triliun.

Namun demikian, Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami penurunan sekitar Rp32,4 miliar, terutama akibat penurunan pada sektor pajak daerah.

Sementara itu, pendapatan transfer tetap menjadi penyumbang terbesar dengan nilai sekitar Rp1,28 triliun.

Di sisi lain, lain-lain pendapatan wilayah nan sah mengalami peningkatan signifikan sebesar Rp219,7 miliar, sehingga secara keseluruhan realisasi pendapatan wilayah mencapai sekitar 98,9 persen.

Electronic money exchangers listing

Dari sisi shopping daerah, tercatat mengalami kenaikan sekitar Rp81,2 miliar, dari Rp1,71 triliun menjadi Rp1,79 triliun. Belanja operasi mencapai sekitar Rp1,07 triliun, nan didominasi oleh shopping pegawai sebesar Rp549 miliar serta shopping peralatan dan jasa sebesar Rp468 miliar.

“Belanja modal mencapai sekitar Rp525 miliar nan difokuskan pada pembangunan gedung, prasarana jalan, jaringan, dan irigasi. Untuk shopping tidak terduga dialokasikan sekitar Rp10,3 miliar guna penanganan keadaan darurat, serta shopping transfer sebesar Rp185,9 miliar nan sebagian besar digunakan untuk support finansial Kepada Desa. Defisit anggaran nan semula diperkirakan sebesar Rp215,8 miliar sukses ditekan menjadi sekitar Rp148,1 miliar, ” ujar Bupati Barsel dua periode.

Dari sisi pembiayaan daerah, penerimaan pembiayaan nan berasal dari SILPA tahun sebelumnya tercatat sebesar Rp164,1 miliar.

Sementara itu, pengeluaran pembiayaan sebesar Rp16 miliar digunakan untuk pembayaran angsuran pokok utang, sehingga diperoleh pembiayaan netto sebesar Rp148,1 miliar nan bisa menutup defisit anggaran.

” Rapat paripurna ini menjadi bagian dari sistem pertanggungjawaban kepala wilayah kepada DPRD serta masyarakat atas penyelenggaraan APBD Tahun Anggaran 2025. Pemerintah Kabupaten Barito Selatan pun menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan keahlian pembangunan dan pelayanan publik ke depan, ” tutupnya. (ena/kpg)

BUNTOK. PROKALTENG.CO  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD pada Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026, Selasa (31/3).

Bupati Barito Selatan, Dr H Eddy Raya Samsuri juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, seraya memohon maaf lahir dan jiwa kepada seluruh peserta rapat.

“ Melalui momentum ini, kami berkomitmen untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kinerja, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya

Electronic money exchangers listing

Dia menjelaskan, pada LKPj dari sisi pendapatan daerah, terjadi kenaikan pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 sebesar sekitar Rp148,9 miliar, dari Rp1,49 triliun menjadi Rp1,64 triliun.

Namun demikian, Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami penurunan sekitar Rp32,4 miliar, terutama akibat penurunan pada sektor pajak daerah.

Sementara itu, pendapatan transfer tetap menjadi penyumbang terbesar dengan nilai sekitar Rp1,28 triliun.

Di sisi lain, lain-lain pendapatan wilayah nan sah mengalami peningkatan signifikan sebesar Rp219,7 miliar, sehingga secara keseluruhan realisasi pendapatan wilayah mencapai sekitar 98,9 persen.

Dari sisi shopping daerah, tercatat mengalami kenaikan sekitar Rp81,2 miliar, dari Rp1,71 triliun menjadi Rp1,79 triliun. Belanja operasi mencapai sekitar Rp1,07 triliun, nan didominasi oleh shopping pegawai sebesar Rp549 miliar serta shopping peralatan dan jasa sebesar Rp468 miliar.

“Belanja modal mencapai sekitar Rp525 miliar nan difokuskan pada pembangunan gedung, prasarana jalan, jaringan, dan irigasi. Untuk shopping tidak terduga dialokasikan sekitar Rp10,3 miliar guna penanganan keadaan darurat, serta shopping transfer sebesar Rp185,9 miliar nan sebagian besar digunakan untuk support finansial Kepada Desa. Defisit anggaran nan semula diperkirakan sebesar Rp215,8 miliar sukses ditekan menjadi sekitar Rp148,1 miliar, ” ujar Bupati Barsel dua periode.

Dari sisi pembiayaan daerah, penerimaan pembiayaan nan berasal dari SILPA tahun sebelumnya tercatat sebesar Rp164,1 miliar.

Sementara itu, pengeluaran pembiayaan sebesar Rp16 miliar digunakan untuk pembayaran angsuran pokok utang, sehingga diperoleh pembiayaan netto sebesar Rp148,1 miliar nan bisa menutup defisit anggaran.

” Rapat paripurna ini menjadi bagian dari sistem pertanggungjawaban kepala wilayah kepada DPRD serta masyarakat atas penyelenggaraan APBD Tahun Anggaran 2025. Pemerintah Kabupaten Barito Selatan pun menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan keahlian pembangunan dan pelayanan publik ke depan, ” tutupnya. (ena/kpg)

Sumber prokalteng