Mengenal Mensa, Komunitas Iq Tinggi Yang Mendunia

Sedang Trending 2 hari yang lalu

CNN Indonesia

Rabu, 03 Jun 2026 20:19 WIB

ilustrasi orang ber-IQ tinggi, Ilustrasi orang cerdas Ilustrasi. Mensa jadi organisasi tempat berkumpulnya orang pandai dari seluruh dunia. (iStockphoto/metamorworks)

Jakarta, CNN Indonesia --

Kata Mensa akhir-akhir ini ramai dibicarakan di media sosial setelah salah satu tokoh asal Singapura, Ayden Sng nan tengah naik daun diketahui tergabung dalam organisasi nan konon hanya bisa dimasuki orang-orang ber-IQ tinggi. Lantas, apa sebenarnya Mensa?

Mensa dikenal sebagai organisasi IQ tinggi terbesar dan tertua di dunia. Namun, di kembali reputasinya sebagai perkumpulan orang-orang dengan kepintaran di atas rata-rata, Mensa rupanya mempunyai tujuan nan lebih luas daripada sekadar menghimpun perseorangan dengan skor IQ tinggi.

Melansir Mensa International, Mensa sendiri didirikan pada 1946, dan sekarang mempunyai sekitar 150 ribu personil nan tersebar di nyaris 50 negara. Organisasi ini aktif di nyaris seluruh benua, selain Antarktika, dan menjadi wadah bagi orang-orang nan mempunyai keahlian intelektual dalam golongan 2 persen teratas populasi umum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nama 'Mensa' sendiri berasal dari bahasa Latin nan berfaedah 'meja'. Filosofi tersebut menggambarkan sebuah meja bundar tempat semua orang duduk setara tanpa memandang latar belakang etnis, agama, usia, pendidikan, status sosial, maupun pandangan politik.

Satu-satunya syarat untuk menjadi personil adalah mencapai skor nan menempatkan seseorang dalam 2 persen teratas populasi pada tes kepintaran nan diakui Mensa.

Berbeda dengan dugaan bahwa organisasi ini hanya diperuntukkan bagi kalangan akademisi alias ilmuwan, Mensa mempunyai personil dari beragam pekerjaan dan latar belakang. Mulai dari anak-anak usia prasekolah, mahasiswa, pekerja profesional, hingga guru besar universitas. Bahkan, terdapat personil nan tidak menempuh pendidikan umum tinggi.

Mensa juga menegaskan bahwa mereka tidak mengambil posisi resmi mengenai rumor politik, agama, maupun persoalan sosial. Organisasi ini memilih menjadi forum terbuka bagi beragam perspektif pandang nan dimiliki para anggotanya.

Cara berasosiasi dengan Mensa

Untuk menjadi personil Mensa, seseorang kudu mengikuti tes kepintaran nan telah disetujui dan diawasi secara resmi. Hasil tes tersebut kudu menunjukkan bahwa peserta berada dalam golongan 2 persen teratas populasi umum.

Di negara-negara nan belum mempunyai organisasi Mensa nasional, calon personil tetap dapat berasosiasi melalui skema Direct International Membership. Melalui sistem ini, perseorangan nan memenuhi syarat dapat menjadi personil langsung di bawah Mensa International.

Lantas, apakah Mensa ada di Indonesia?

Di Indonesia, Mensa tidak hanya berfokus pada pengukuran IQ. Organisasi ini juga berupaya memperluas pemahaman masyarakat mengenai makna kepintaran di era modern.

Chairman Mensa Indonesia, Satriadi Gunawan, mengatakan bahwa Intelligence Day menjadi langkah awal bagi Mensa Indonesia untuk menghadirkan akibat nyata bagi masyarakat.

"Mensa Indonesia Intelligence Day menjadi langkah awal Mensa Indonesia sebagai bagian dari organisasi IQ tinggi terbesar dan tertua di bumi untuk menghadirkan akibat nyata bagi masyarakat melalui berbagi pengetahuan, wawasan, dan kolaborasi," kata dia mengutip Mensa Indonesia.

Mensa Indonesia berupaya membujuk para pesertanya untuk memahami bahwa kepintaran terbentuk melalui perpaduan antara aspek bawaan dan lingkungan. Pendidikan, pola asuh, pengalaman hidup, serta support sosial dinilai mempunyai peran krusial dalam membantu seseorang mengembangkan potensinya secara optimal.

Kecerdasan di era AI

Committee Chairman sekaligus Director of Knowledge Center and Outreach Mensa Indonesia, Radita Sonix, merefleksikan pentingnya kepintaran manusia di tengah perkembangan kepintaran buatan alias Artificial Intelligence (AI).

Menurutnya, AI tidak semestinya dipandang sebagai ancaman. Sebaliknya, perkembangan teknologi tersebut dapat menjadi momentum bagi manusia untuk terus mengembangkan karakter, kreativitas, dan beragam potensi nan dimilikinya.

"Masa depan bakal dimiliki oleh mereka nan bisa menggabungkan human potential dengan artificial capability secara bijak, kreatif, dan bertanggung jawab," kata Radita.

Melalui beragam program dan aktivitas edukasi, Mensa Indonesia berambisi masyarakat semakin terbuka terhadap keberagaman corak kecerdasan. Sebab, setiap perseorangan mempunyai langkah unik dalam belajar, berkembang, dan memberikan kontribusi bagi lingkungan sekitarnya.

Dengan kata lain, kepintaran bukan hanya soal nomor dalam hasil tes, melainkan juga tentang gimana seseorang memanfaatkan potensinya untuk menciptakan akibat positif bagi diri sendiri maupun masyarakat.

(tis/tis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-lifestyle