CNN Indonesia
Rabu, 20 Mei 2026 17:00 WIB
Bandara Pokemon pertama ada di Jepang, tepatnya di Bandara Noto Satoyama di Prefektur Ishikawa. (Arsip www.hot-ishikawa.jp)
Jakarta, CNN Indonesia --
Jepang kembali menghadirkan penemuan unik bagi para fans Pokemon. Bandara Noto Satoyama di Prefektur Ishikawa bakal disulap menjadi airport bertema Pokemon pertama di bumi mulai Juli 2026.
Bandara tersebut untuk sementara bakal berganti nama menjadi 'Noto Satoyama Pokemon With You Airport' dan dipenuhi hiasan karakter Pokemon di nyaris seluruh area terminal.
Transformasi besar ini merupakan hasil kerja sama Pokemon With You Foundation dan Pemerintah Prefektur Ishikawa. Melansir Essential Japan, proyek tersebut menjadi bagian dari upaya membangkitkan kembali wilayah Noto setelah gempa bumi magnitudo 7,6 nan mengguncang area itu pada 2024.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak sekadar menarik wisatawan, proyek ini juga diharapkan bisa menghidupkan kembali ekonomi lokal sekaligus menghadirkan suasana ceria bagi masyarakat terdampak bencana.
Bandara bernuansa Pokemon ini dijadwalkan resmi dibuka pada 7 Juli 2026 dan bakal mempertahankan konsep tersebut hingga September 2029.
Begitu memasuki area bandara, visitor bakal langsung disambut hiasan besar bertema Pokemon. Salah satu area nan paling mencuri perhatian berada di atrium dua lantai nan menampilkan balon raksasa Pikachu sedang menaiki pesawat.
Dikutip dari Simple Flying, area tersebut juga dipenuhi beragam karakter Pokemon lain nan dibuat seolah sedang terbang di langit-langit bandara.
Tak tanggung-tanggung, airport ini menghadirkan seluruh 111 Pokemon bertipe terbang nan tersebar di beragam perspektif terminal. Pengunjung pun diajak menemukan semuanya layaknya bermain Pokemon di bumi nyata.
Bandara dengan tema Pokemon pertama di Jepang. (Arsip www.hot-ishikawa.jp)
Mulai dari lobi kedatangan, tangga, hingga pilar gedung bakal dihiasi ilustrasi Pokemon berwarna-warni.
Sementara itu, area dek observasi diubah menjadi 'Pikachu's Satoyama', ruang terbuka dengan hiasan puluhan Pikachu nan dibuat menyerupai suasana pedesaan unik Jepang.
Tak hanya hiasan visual, visitor juga dapat menikmati pengalaman interaktif melalui video pendek bertema Pokemon nan bisa ditonton lewat ponsel selama berada di bandara.
Salah satu video berjudul 'Fly! Bagon' mengisahkan Pokemon naga mini nan bermimpi bisa terbang. Cerita tersebut terhubung dengan patung di dalam airport nan memperlihatkan Bagon sedang menatap Salamence di langit.
Bandara ini juga memperkenalkan ilustrasi unik berjudul Sky of Hope. Ilustrasi tersebut menampilkan beragam Pokemon terbang menuju sinar dan pelangi sebagai simbol harapan, perjalanan baru, dan semangat bangkit setelah bencana.
Karya itu nantinya bakal digunakan pada beragam hiasan airport hingga merchandise eksklusif.
Bandara Pokemon di Noto Satoyama. (Arsip www.hot-ishikawa.jp)
Bagi visitor nan mau menikmati pengalaman kuliner bertema Pokemon, restoran Annon di lantai tiga bakal menghadirkan menu unik berupa pancake dan minuman bertema karakter Pokemon.
Setiap pembelian paket makanan tertentu juga bakal disajikan menggunakan dasar makan eksklusif bergambar Sky of Hope.
Sementara itu, toko suvenir Serendipity di lantai dua bakal menjual beragam merchandise khusus, mulai dari kaus, gantungan kunci, tag koper, hingga sabuk koper bertema Pokemon.
Untuk mendukung pariwisata di area Noto, Hokuriku Railroad Group juga bakal menghadirkan dua bus unik bertema Pokemon.
Salah satu bus bakal melayani rute dari Stasiun Kanazawa menuju airport dan Kota Wajima. Sementara bus lainnya menjadi jalur wisata baru nan menghubungkan beragam letak bertema Pokemon di Semenanjung Noto.
Wisatawan nantinya dapat mengunjungi sejumlah letak unik, seperti Wakura Pokemon Footbath di Kota Nanao hingga monumen "Sylveon with LOVE" di Kota Suzu.
Bandara Noto Satoyama sendiri merupakan airport mini nan dibuka pada 2003 untuk menghubungkan wilayah Noto dengan Tokyo. Saat ini, penerbangan dari airport tersebut dilayani ANA alias All Nippon Airways menuju Bandara Haneda, Tokyo.
(tis)
Add
as a preferred source on Google
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·