El Salvador Adili Hampir 500 Anggota Gangster Sadis Ms-13

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Pengadilan El Salvador mengadili nyaris 500 personil gangster sadis dan sadis Mara Salvatrucha (MS-13) pada Selasa (21/4) atas tuduhan ribuan kasus pembunuhan.

El Salvador mulai menggelar persidangan massal ribuan personil gengster MS-13 tersangka pembunuhan. Banyak di antara tersangka tetap mendekam di penjara bertahun-tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka terjaring dalam operasi anti-gengster nan diperintahkan langsung oleh Presiden El Salvador Nayib Bukele.

Kantor Jaksa Penuntut Umum menyatakan bahwa total 486 personil gengster MS-13 mulai diadili atas dugaan 47.000 kasus kejahatan, termasuk 29.000 kasus pembunuhan dalam tahap awal persidangan massal.

Pengadilan negara tersebut mengatakan persidangan itu mencakup "anggota kepemimpinan nasional, pemimpin tingkat jalanan, koordinator program dari seluruh negeri, dan pendiri" MS-13.

Otoritas El Salvador menuduh golongan itu melakukan beragam kejahatan, termasuk pembunuhan 87 orang di akhir pada Maret 2022.

Setelah pembunuhan tersebut, Bukele nan merupakan sekutu dekat Presiden Amerika Serikat Donald Trump, menyatakan "perang" terhadap geng-geng tersebut, nan menurutnya menguasai 80 persen wilayah El Salvador.

Kantor Kejaksaan Agung menyatakan MS-13 didakwa dengan kejahatan pemberontakan "karena mereka berupaya untuk mendirikan negara paralel."

"Kami bakal mengadili mereka, dan kami bakal menyelesaikan hutang historis," kata jaksa.

Bukele sempat menyatakan darurat nasional saat melakukan operasi penangkapan terhadap 91.000 orang nan diduga bagian dari personil gengster MS-13.

Operasi tersebut semakin melambungkan ketenaran Bukele sebagai kepala negara El Salvador. Kebijakannya itu bisa mengubah El Salvador dari negara paling rawan kejahatan menjadi negara paling kondusif di Amerika Tengah.

Sementara itu, MS-13 jadi salah satu gangster pengedar narkoba nan paling kuat dan sadis, sama seperti rivalnya, Barrio 18.

Sebanyak dua gangster itu dikenal dengan tindakan sadis dan sadis terhadap korban-korbannya nan disiksa hingga dibunuh.

Trump kemudian menetapkan dua gangster tersebut sebagai organisasi teroris nan kudu diperangi dan diberantas.

(bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional