Bela Iran, China Wanti-wanti As 'bajak' Kapal Teheran Di Selat Hormuz

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

China buka bunyi atas "pencegatan paksa" oleh Amerika Serikat terhadap sebuah kapal kargo berbendera Iran di Selat Hormuz kala gencatan senjata dua pekan bakal berhujung pada Rabu (22/4).

Dalam bertemu pers rutin di Beijing pada Senin (20/4), ahli bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, mendesak AS dan Iran mematuhi kesepakatan gencatan senjata secara bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Situasi di Selat Hormuz sensitif dan rumit," ujar Guo.

Ia menambahkan, pihak-pihak nan terlibat kudu menghindari eskalasi lebih lanjut dan "menciptakan kondisi nan diperlukan agar lampau lintas normal melalui selat dapat kembali pulih."

Beijing juga mendesak pihak-pihak mengenai untuk "terus mempertahankan momentum gencatan senjata dan negosiasi."

"Kini, setelah kesempatan menuju perdamaian terbuka, perlu diciptakan kondisi nan mendukung agar perang dapat segera diakhiri," kata Guo.

AS dan Iran terlibat ketegangan di periode masa gencatan nan bakal berakhir. AS menembaki dan menyita sebuah kapal kargo Iran, TOUSKA, nan berupaya menerobos blokade AS di Teluk Oman pada Minggu.

[Gambas:Video CNN]

Insiden ini pertama kali diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump, nan kemudian dikonfirmasi oleh Komando Pusat (CENTCOM) AS, unit militer nan bertanggung jawab atas area Timur Tengah.

Berdasarkan keterangan CENTCOM, USS Spruance telah mencegat kapal kargo berbendera Iran nan mencoba menerobos blokade angkatan laut Washington di Teluk Oman. Kapal kargo itu disebut hendak berlayar menuju Bandar Abbas di Iran.

Data pencarian kapal menunjukkan bahwa TOUSKA berangkat dari Port Klang di Malaysia pada 12 April.

CENTCOM dalam keterangannya di media sosial X turut merilis rekaman video nan menunjukkan kapal perang AS memperingatkan TOUSKA sebelum akhirnya melepaskan tembakan.

Usai kejadian itu, TOUSKA sekarang ditahan oleh Washington.

Sementara itu, pasukan Iran melancarkan serangan drone pada Minggu (19/4) terhadap sejumlah kapal AS sebagai jawaban atas penyitaan kapal kargonya tersebut.

Kantor buletin semi-resmi Iran Tasnim melaporkan drone-drone Teheran diluncurkan terhadap kapal-kapal Washington, tanpa merinci apakah kapal militer alias komersial nan ditargetkan.

Menurut Markas Besar Pusat Khatam Al Anbiya, pasukan AS telah menargetkan kapal tersebut, menonaktifkan sistem navigasinya, dan membajaknya. Iran menegaskan tindakan ini merupakan pelanggaran kesepakatan gencatan senjata nan bertindak sejak 8 April.

(rds/rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional