CNN Indonesia
Senin, 18 Mei 2026 02:00 WIB
Ilustrasi. Tanda penuaan tak hanya dipengaruhi aspek usia. Tanpa disadari ada kebiasaan sehari-hari nan dapat memicu penuaan awal datang lebih cepat. (iStockphoto/millann)
Jakarta, CNN Indonesia --
Banyak orang mengira tanda penuaan hanya dipengaruhi aspek usia. Padahal, tanpa disadari ada berbagai kebiasaan sehari-hari nan justru membikin tubuh dan kulit menua lebih sigap dari seharusnya.
Berikut kebiasaan nan tampak sepele tapi rupanya dapat mempercepat penuaan dini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebiasaan ini sering kali terlihat normal lantaran sudah menjadi bagian dari rutinitas harian. Padahal, tanpa disadari tubuh dan kulit terus mengalami penurunan kegunaan akibat pola hidup nan kurang sehat.
Faktor lingkungan dan style hidup mempunyai pengaruh besar terhadap seberapa sigap seseorang mengalami penuaan. Mulai dari stres berlebihan hingga kurang tidur dapat mempercepat kerusakan sel tubuh.
Oleh lantaran itu, krusial untuk mengenali kebiasaan nan mempercepat penuaan awal agar tubuh tetap segar dan kulit tampak lebih sehat.
Kebiasaan nan mempercepat penuaan dini
Berikut kebiasaan sepele sehari-hari nan rupanya dapat mempercepat penuaan dini, dirangkum dari beragam sumber.
1. Kurang minum air putih
Merujuk laman Health, dehidrasi kronis merupakan salah satu kebiasaan nan mempercepat penuaan awal tetapi sering diabaikan. Tubuh nan kekurangan cairan bakal mengalami gangguan pada kegunaan otak, sirkulasi darah, hingga elastisitas kulit.
Kulit menjadi lebih kering dan mudah muncul garis lembut ketika kebutuhan cairan tidak terpenuhi. Selain itu, kurang minum juga dapat menyebabkan tubuh sigap capek dan susah berkonsentrasi.
2. Terlalu lama menggunakan earphone
Penggunaan earphone dalam waktu lama rupanya bukan hanya berakibat pada pendengaran. Kebiasaan ini juga dapat menyebabkan tubuh mengalami overstimulasi dan kelelahan mental.
Selain itu, posisi kepala nan terus menunduk saat menggunakan perangkat elektronik dapat memengaruhi postur tubuh.
Jika berjalan terus-menerus, kondisi ini dapat memicu nyeri leher, gangguan tulang belakang, hingga mempercepat penurunan kegunaan tubuh.
3. Jarang melakukan latihan kekuatan
Banyak orang hanya konsentrasi pada olahraga kardio dan melupakan latihan kekuatan. Padahal, massa otot berkedudukan krusial dalam menjaga metabolisme dan kesehatan tubuh seiring bertambahnya usia.
Kurangnya latihan kekuatan dapat menyebabkan massa otot menurun lebih cepat. Akibatnya, tubuh menjadi lebih lemah, metabolisme melambat, dan akibat penyakit kronis meningkat.
4. Menjalani hidup dengan tingkat stres tinggi
Stres berkepanjangan menjadi salah satu penyebab utama penuaan dini. Saat stres, tubuh menghasilkan hormon kortisol nan dapat menghalang produksi kolagen pada kulit. Kondisi ini membikin kulit kehilangan elastisitas sehingga lebih mudah muncul keriput dan garis halus.
Tidak hanya itu, stres kronis juga meningkatkan akibat penyakit jantung, gangguan pencernaan, dan penurunan daya tahan tubuh.
5. Mengabaikan kebersihan gigi dan mulut
Kesehatan mulut rupanya mempunyai kaitan erat dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Jarang menyikat gigi, terutama sebelum tidur, dapat meningkatkan akibat penyakit gusi dan jangkitan bakteri.
Bakteri dari mulut apalagi dapat masuk ke aliran darah dan memengaruhi kesehatan jantung. Karena itu, menjaga kebersihan gigi bukan hanya krusial untuk penampilan, tetapi juga untuk memperlambat proses penuaan.
6. Terlalu lama menatap layar gadget
Paparan layar gadget secara berlebihan tidak hanya membikin mata lelah, tetapi juga berakibat pada kesehatan kulit dan sistem saraf. Cahaya biru dari perangkat elektronik diketahui dapat memengaruhi produksi kolagen dan elastisitas kulit.
Selain itu, penggunaan gadget tanpa jarak membikin tubuh susah beristirahat secara mental. Akibatnya, tubuh terus berada dalam mode siaga dan lebih rentan mengalami stres.
7. Duduk terlalu lama dan jarang bergerak
Gaya hidup sedentari alias terlalu banyak duduk menjadi masalah nan semakin umum. Kebiasaan ini dapat memperlambat metabolisme dan melemahkan otot tubuh.
Kurangnya aktivitas bentuk juga berakibat pada sirkulasi darah sehingga kulit tampak kurang segar. Berdiri alias melangkah ringan setiap beberapa waktu dapat membantu menjaga tubuh tetap aktif dan sehat.
8. Kurang tidur
Tidur merupakan waktu krusial bagi tubuh untuk memperbaiki sel-sel nan rusak. Ditambahkan dari laman Cleveland Clinic, tidur kurang dari tujuh jam setiap malam bakal mengganggu proses regenerasi tubuh.
Kurang tidur dapat mempercepat munculnya lingkaran hitam, kulit kusam, dan garis lembut pada wajah. Dalam jangka panjang, kualitas tidur nan jelek juga meningkatkan akibat beragam penyakit kronis.
Penuaan memang merupakan proses alami, tetapi beragam kebiasaan sehari-hari dapat membuatnya terjadi lebih cepat.
Kebiasaan nan mempercepat penuaan awal sering kali dianggap normal sehingga banyak orang tidak menyadari dampaknya bagi kesehatan tubuh dan kulit.
Karena itu, krusial untuk mulai menerapkan style hidup nan lebih seimbang agar tubuh tetap sehat, bugar, dan tampak awet muda.
(gas/fef)
Add
as a preferred source on Google
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·