Unifil Pbb Upacara Penghormatan Kenang Tni Yang Gugur Lagi Di Lebanon

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Misi Pasukan Penjaga Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon alias UNIFIL menggelar upacara penghormatan terakhir bagi mendiang Kopral Rico Pramudia, salah satu prajurit TNI nan meninggal bumi imbas serangan proyektil Israel ke pangkalannya pada Maret lalu.

Rico meninggal bumi setelah menjalani perawatan imbas luka kritis yangdideritanya pada Jumat (24/4). Ia mengalami luka parah setelah ledakan proyektil menghantam pos UNIFIL di Adchit Al Qusayr, Lebanon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rico merupakan penjaga perdamaian Indonesia keempat nan gugur dalam tugas demi perdamaian di Lebanon selatan dalam kurun waktu kurang dari satu bulan.

Menurut keterangan UNIFIL, Kepala Misi sekaligus Komandan Pasukan Mayor Jenderal Diodato Abagnara memimpin langsung upacara penghormatan terakhir laki-laki 31 tahun tersebut nan digelar di Beirut.

"Anda datang ke sini, jauh dari tanah air, untuk bekerja di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa, membawa perdamaian ke tanah ini, dan di sini, di Lebanon selatan, Anda telah memberikan segalanya," ujar Abagnara.

"Anda memberikan seluruh nan Anda miliki demi perdamaian di tanah ini. Untuk itu, Anda mendapatkan seluruh penghormatan kami. Sebagai prajurit, sebagai penjaga perdamaian, kami bakal melanjutkan misi Anda; kami bakal tetap teguh; kami bakal tetap bersatu; kami bakal tetap waspada," lanjut ketua UNIFIL tersebut. 

Kopral Pramudia meninggalkan seorang istri dan putra nan tetap kecil. Saat tiba pada April tahun lampau untuk bekerja berbareng UNIFIL, itu merupakan misi luar negeri pertamanya.

Upacara hari ini di airport Beirut juga dihadiri Duta Besar Indonesia untuk Lebanon, Dicky Komar; perwakilan Kementerian Pertahanan Nasional Lebanon dan Angkatan Darat Lebanon, Brigadir Jenderal Maroun Azzi; serta Kolonel Allan Surya Lesmana dari kontingen Indonesia di UNIFIL.

Dengan kepergian Rico, total ada empat personel TNI nan gugur di Lebanon sejak perang antara Israel dan Hizbullah pecah pada akhir Maret lalu.

Sebelum Rico, tiga prajurit TNI lebih dulu meninggal bumi akibat serangan Israel. Mereka adalah Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon nan gugur pada 29 Maret 2026, serta Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar dan Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan nan meninggal pada 30 Maret 2026.

Ketiganya telah dimakamkan di Indonesia. Prosesi pemakaman mereka juga dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Minggu (5/4).

UNIFIL menegaskan, serangan nan disengaja terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran berat terhadap norma humaniter internasional dan resolusi Dewan Keamanan PBB 1701. Tindakan itu juga disebut dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang.

(rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional