Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan dia telah mengirim surat kepada Presiden China Xi Jinping agar tidak memasok senjata ke Iran.
Dalam wawancara dengan Fox Business Network nan ditayangkan pada Rabu (14/4), Trump mengaku mengirim surat ke Xi jinping dan meminta China tidak membantu Iran terutama memasok ke negara nan sedang bertempur dengan AS itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu diutarakan Trump kala AS dan Iran tetap bertempur sejak 28 Februari lampau dan sekarang tengah dalam gencatan senjata demi mengupayakan perundingan tenteram nan tetap juga mandek.
Trump tidak menjelaskan kapan surat itu dikirim. Namun, pekan lalu, dia sempat menakut-nakuti bakal mengenakan tarif sebesar 50 persen terhadap negara mana pun nan memasok senjata ke Iran.
"Saya menulis surat kepadanya (Xi Jinping) agar tidak melakukan itu, dan dia membalas dengan mengatakan pada dasarnya dia tidak melakukannya," kata Trump dalam program Mornings with Maria.
Kabar berganti surat ini diungkap ketika Trump berencana menggelar pertemuan dengan Xi Jinping pada Mei mendatang.
Trump dijadwalkan melawat ke Beijing, China, pada 14-15 Mei nanti untuk berjumpa Xi Jinping. Ini bakal menjadi kunjungan pertama Presiden AS ke China dalam nyaris satu dekade.
Pertemuan presiden dua negara adikuasa ini berjalan untuk mendiskusikan perdagangan, stabilitas, dan situasi geopolitik global.
Xi dan Trump semula dijadwalkan berjumpa pada Maret, namun ditunda imbas perang AS dengan Iran pecah pada 28 Februari.
Dikutip Reuters, Trump merasa pede gejolak pasar minyak dunia akibat perang AS-Iran maupun situasi AS-Venezuela bakal memengaruhi rencana pertemuannya dengan Xi Jinping bulan depan.
"Dia adalah seseorang nan memerlukan minyak. Kami tidak," ujar Trump.
(rds)
Add
as a preferred source on Google
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·