As Minta Anak-anak Diplomat Rusia Diberi Kewarganegaraan As

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (Kemlu AS) dikabarkan meminta anak-anak diplomat Rusia diberikan kebangsaan AS. Permintaan itu disebut berkarakter wajib tanpa ada pilihan untuk menolak.

Juru bicara Kemlu Rusia Maria Zakharova mengatakan permintaan tersebut tidak masuk logika serta melanggar semua patokan nan berlaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terlebih lagi, patokan itu bertentangan dengan kebijakan imigrasi nan didorong Presiden AS Donald Trump selama ini.

"Ini tidak masuk logika dan melanggar setiap patokan nan ada, serta merupakan pukulan telak bagi presiden mereka sendiri," kata Zakharova dalam sebuah kolom opini nan terbit pada Senin (4/5).

Berdasarkan Kode Peraturan Federal dan Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi AS, anak-anak nan lahir dari "petugas diplomatik asing" dikecualikan dari kebangsaan AS. Meski begitu, mereka dianggap sebagai masyarakat tetap nan sah.

Menurut perjanjian Rusia-AS serta norma internasional, para diplomat asing dan keluarganya juga mempunyai kekebalan norma di negara tempat mereka bertugas. Naturalisasi paksa terhadap mereka tentu melanggar patokan tersebut.

Sejak menjabat presiden, Trump juga telah menggenjot kebijakan anti-imigrasi nan mengusir banyak imigran dari Amerika Serikat. Trump apalagi mendorong patokan untuk mengakhiri kebangsaan berasas tempat lahir.

Menurut Zakharova, pemberian kebangsaan semacam ini rawan lantaran dapat memberi Washington potensi untuk mengendalikan maupun memengaruhi para diplomat Rusia.

Pada 2022, Moskow melarang konten mengenai LGBTQ setelah mengesahkan undang-undang nan melindungi anak di bawah umur dari propaganda tersebut. Pada 2024, Rusia juga melarang mengambil anak oleh negara-negara nan mengizinkan operasi dan prosedur perubahan jenis kelamin.

(blq/dna)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-internasional