Trump Sebut Negosiasi Ronde Dua Iran-as Digelar Lagi Pekan Ini

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan perundingan tenteram dengan Iran kemungkinan bakal dilanjutkan dalam dua hari ke depan alias Kamis (16/4).

Dalam wawancara telepon dengan New York Post pada Selasa (14/4), Trump mengindikasikan putaran dua negosiasi tenteram AS-Iran bakal digelar pada Kamis di Islamabad.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, dia mengatakan pembicaraan kemungkinan bakal terjadi di Eropa. Namun separuh jam kemudian dia memberi berita bahwa perundingan tampaknya tetap dihelat di Pakistan seperti sebelumnya.

"Sebaiknya kalian tetap di sana, lantaran sesuatu mungkin bakal terjadi dalam dua hari ke depan, dan kami lebih condong untuk menuju ke sana," kata Trump mengenai ibu kota Pakistan, Islamabad.

Trump tidak menyebut siapa nan bakal mewakili AS dalam putaran kedua pembicaraan tersebut. Namun, dia menegaskan tidak bakal ikut serta.

Sebelumnya, Associated Press juga melaporkan bahwa negosiasi tenteram putaran kedua AS-Iran kemungkinan bakal digelar Kamis ini. Dua letak sedang dipertimbangkan untuk menjadi tempat negosiasi, ialah Islamabad dan Jenewa.

Negosiasi pertama nan digelar pada Sabtu (11/4) di Islamabad berhujung mandek tanpa kesepakatan. AS mengeklaim buntunya pembicaraan lantaran Iran menolak permintaan Washington, khususnya tentang penghentian penuh program nuklir Teheran.

Pasca perundingan mandek, Trump mengumumkan bahwa AS bakal memulai blokade di Selat Hormuz. Hal itu ditujukan menekan Iran, nan telah mengekspor jutaan barel minyak ke beragam negara Asia sejak perang pecah 28 Februari lalu.

Sejak awal perang, Iran menutup Selat Hormuz dan membatasi kapal-kapal komersial nan melintas. Tindakan tersebut menyebabkan nilai minyak bumi melambung dan krisis daya menerpa beragam negara.

Selat Hormuz, nan bertanggung jawab atas 20 persen minyak dan gas dunia, termasuk salah satu rumor krusial nan menjadi perdebatan. AS menuntut Iran membuka penuh jalur maritim tersebut dan tidak mengenakan biaya apa pun terhadap kapal-kapal.

Namun, Iran bersikeras mau menarik biaya transit dan mengendalikan jalur perdagangan tersebut.

(blq/dna)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-internasional