Trump Larang Keras Israel Bombardir Lebanon Lagi: Cukup Sudah!

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump melarang keras Israel kembali membombardir wilayah Lebanon.

Pernyataan Trump tersebut disampaikan setelah Israel sepakat dalam negosiasi dengan Lebanon. Perintah Trump itu terhadap Israel disebut nan paling keras selama perang AS-Israel dengan Iran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Israel tidak bakal lagi mengebom Lebanon. Mereka dilarang melakukannya oleh AS. Cukup sudah!!!" kata Trump dalam sebuah unggahan di media sosial.

Pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu belum memberikan respons atas pernyataan Trump, seperti dikutip dari Reuters. Namun, Netanyahu sempat menegaskan pasukan Israel bakal tetap berada di Lebanon selatan untuk mempertahankan dari "ancaman terdekat."

"Ada beberapa perihal nan kami rencanakan untuk dilakukan mengenai ancaman roket dan ancaman drone nan tersisa, nan tidak bakal saya jelaskan secara rinci di sini," kata Netanyahu.

Gencatan senjata Israel-Lebanon nan sponsori AS mulai bertindak pada Kamis pukul 21.00 waltu setempat. Gencatan itu menghentikan pertempuran nan berkobar sejak 2 Maret ketika Hizbullah menembaki Israel utara untuk mendukung perjuangan Iran melawan AS dan Israel.

Serangan itu memicu gempuran Israel nan menurut otoritas Lebanon telah menewaskan 2.000 orang.

PM Netanyahu mengatakan gencatan senjata 10 hari dengan Lebanon ini memberikan kesempatan untuk "kesepakatan perdamaian bersejarah" dengan Beirut.

Namun, Netanyahu mengatakan bahwa Israel tetap mempertahankan dua syarat untuk gencatan senjata ialah pelucutan senjata Hizbullah dan perjanjian perdamaian kekal "berdasarkan kekuatan".

(bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional