Trump Klaim Iran Rugi Rp8,5.t Per Hari Gegara Blokade Selat Hormuz

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeklaim Iran mengalami "keruntuhan keuangan" akibat penutupan Selat Hormuz.

Trump apalagi menyebut Iran merugi hingga US$500 juta alias sekitar Rp8,5 triliun per hari akibat blokade jalur pelayaran viral tersebut.

"Iran mengalami keruntuhan keuangan! Mereka mau Selat Hormuz segera dibuka," tulis Trump di Truth Social. Trump juga menyebut Iran "sangat memerlukan uang".

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan Trump ini dikeluarkan pada saat gencatan senjata Amerika Serikat dan Iran berhujung hari ini (22/4), tanpa ada kejelasan soal kelanjutan negosiasi tenteram tahap kedua.

Dalam unggahannya di Truth Social, Trump mengatakan blokade atas Selat Hormuz tetap bakal tetap bertindak dan militer AS tetap pada posisinya di selat itu.

"Kami diminta menunda serangan kami terhadap Iran sampai para pemimpin dan perwakilan mereka bisa mengusulkan proposal nan terpadu," tulis Trump.

Dia kemudian melanjutkan, "Oleh lantaran itu, saya sudah menginstruksikan militer kami untuk melanjutkan blokade dan, dalam segala perihal lainnya, tetap siap dan mampu."

Iran sementara itu menganggap perpanjangan gencatan senjata tak ada artinya dan sudah bersiap-siap jika suatu waktu AS melakukan serangan dadakan.

Teheran apalagi menuding perpanjangan gencatan senjata hanya tipu daya AS untuk mengulur waktu demi melancarkan serangan dadakan.

"Pasukan kita nan ocehan dan kuat telah lama berada dalam keadaan siaga 100 persen dan siap serta siaga untuk bertindak," kata ahli bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran Ebrahim Zolfaghari.

Penasihat Ketua Parlemen Iran, Mahdi Mohammadi juga menilai blokade laut hingga penyitaan kapal nan dilakukan AS sama saja dengan bertempur meski ada perpanjangan gencatan senjata.

"Pihak nan kalah tidak bisa mendikte syarat. Kelanjutan pengepungan tidak berbeda dengan pengeboman dan kudu dibalas dengan respons militer," ujar Mohammadi.

(dna/bac)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-internasional