Trump Klaim Deal Damai Dengan Iran

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan bahwa kesepakatan besar dengan Iran telah tercapai untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.

"Kita baru saja mencapai kesepakatan besar dalam perang dengan Iran," kata Trump kepada wartawan di Oval Office, Kamis (11/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trump mengatakan arsip kesepakatan itu saat ini sedang diselesaikan dan diperkirakan rampung dalam beberapa hari ke depan. Dokumen ini kemungkinan bakal diteken di Eropa.

"Kedua pihak, tergantung pada penyelesaian arsip nan semestinya selesai dalam beberapa hari ke depan, mungkin bakal melakukan penandatanganan, kemungkinan di Eropa. Ini adalah perihal nan luar biasa," ucap Trump, seperti dikutip AFP.

Pengumuman ini disampaikan hanya beberapa jam setelah Trump berjanji bakal melancarkan serangan baru ke Iran usai kedua negara kembali panas dalam sepekan terakhir.

Trump mengatakan pihak penandatangan dari Amerika Serikat nantinya bakal diwakili oleh Wakil Presiden AS JD Vance.

Trump pada kesempatan itu juga meyakini bahwa kesepakatan ini telah disetujui oleh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei. Sebab Iran, menurutnya, sudah "mengalami kekalahan telak" sehingga bakal setuju untuk tidak pernah mempunyai alias memproduksi senjata nuklir, syarat negosiasi nan selama ini didorong AS.

Trump juga mengatakan Selat Hormuz, jalur air vital nan baru-baru ini diklaim ditutup lagi oleh Iran, bakal dibuka setelah kesepakatan ditandatangani.

"Ini adalah nota kesepahaman nan sangat kuat, meskipun agak konseptual," ucap Trump.

AS dan Iran kembali panas setelah helikopter Apache Washington ditembak jatuh di Selat Hormuz pada awal pekan ini. Pasukan militer kedua negara saling tembak dan membikin rentan nasib gencatan senjata nan bertindak efektif sejak April.

Pada Kamis pagi, Trump sempat berjanji bakal menggempur Iran "sangat keras" dan merebut Pulau Kharg, prasarana minyak utama Teheran.

Namun, beberapa jam kemudian, dia menarik kembali pernyataannya dengan mengatakan bahwa "poin-poin terakhir" telah disetujui oleh semua pihak nan terlibat.

"Berdasarkan kebenaran bahwa obrolan dengan Republik Islam Iran telah dibawa ke tingkat tertinggi kepemimpinan Iran dan disetujui, saya ... membatalkan serangan dan pemboman nan dijadwalkan terhadap Iran malam ini," kata Trump.

(blq/dna)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-internasional