Trump Kecele Senjata Palsu Iran Sampai Ucap 'alhamdulillah'

Sedang Trending 3 minggu yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Perang Amerika Serikat dan Iran nan tetap belum menunjukkan bakal mereda menjadi perhatian buletin global.

Gerak-gerik dan pernyataan Presiden Donald Trump mengenai upaya negosiasi dengan Iran dan ancamannya terhadap Teheran di waktu berbarengan juga menjadi sorotan. Berikut kilas buletin internasional kemarin:

AS Kecele Dikecoh Iran Pakai Senjata Palsu

Hasil intelijen Amerika Serikat menemukan bahwa Iran selama perang menggunakan senjata tiruan untuk mengecoh Washington dan Israel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Badan-badan intelijen AS baru-baru ini mengungkap laporan bahwa Teheran telah mengecoh AS-Israel menggunakan senjata palsu, nan tampaknya sengaja ditempatkan untuk diserang.

Sejumlah pejabat nan diberikan info ini mengatakan bahwa hingga kini, AS belum bisa memastikan berapa banyak peluncur rudal Iran nan sesungguhnya nan telah mereka hancurkan selama perang.

Iran Respons Bakal Digempur Trump Besok: Serangan Apapun Kami Balas 

Iran buka bunyi soal ultimatum Presiden Amerika Serikat Donald Trump nan disebut bakal kembali menggempur habis-habisan negara tersebut, Selasa (7/4).
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan bahwa ancaman Korps Garda Revolusi Islam sudah jelas membahas ini.

"Reaksi Iran bakal melakukan pembalasan mengenai serangan apapun. Angkatan Bersenjata kami sudah sangat jelas bahwa serangan terhadap prasarana kritis, kita bakal membalasnya," kata Baghaei saat wawancara dengan Al Jazeera dan dirilis Senin (6/4).

[Gambas:Video CNN]

Trump Ucap Alhamdulillah saat Desak Iran: Buka Hormuz Atau ke Neraka!

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ancaman ke Iran untuk membuka Selat Hormuz nan menjadi jalur perdagangan minyak dunia di tengah perang keduanya nan tetap berlangsung.

Trump menakut-nakuti AS bakal menggempur akomodasi publik di Iran seperti pembangkit listrik dan jembatan-jembatan jika Teheran tak kunjung mau membuka Selat Hormuz bagi kapal-kapal nan lewat. Ia apalagi sampai mengucap 'Alhamdulillah' saat mengutuk Iran dalam unggahannya di media sosial buatannya, Truth Social, pada Minggu (5/4).

"Selasa bakal menjadi 'Hari Pembangkit Listrik' dan 'Hari Jembatan', semuanya digabung menjadi satu di Iran. Tidak bakal ada nan seperti itu!!! Buka Selat sialan itu, brengsek, alias kalian bakal hidup dalam neraka. LIHAT SAJA! Segala puji bagi Allah (Alhamdulillah)," kata Donald Trump dalam unggahannya.

(rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional