KASONGAN – Tiga buah rumah penduduk di Desa Telok, RT 001/001, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan gosong dilalap si jago merah. Satu rumah lainnya turut terdampak sebagian akibat kobaran api nan sigap membesar pada Kamis malam 30 April 2026.
Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Api pertama kali diketahui muncul dari bilik belakang rumah milik Untung Dahlan (55), seorang aparatur desa nan tinggal berbareng keluarganya di letak kejadian.
Kapolres Katingan, Dodik Hartono, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Katingan Tengah IPTU Trionedi Siswanto, S.E., M.M. membenarkan kejadian kebakaran tersebut saat dikonfirmasi Berita Sampit.
Menurut Trionedi, anak korban berjulukan Nova (25) menjadi orang pertama nan mengetahui munculnya api di dalam rumah. Saat itu Nova memandang kobaran api berasal dari bilik nomor tiga di bagian belakang rumah.
“Setelah memandang api, saksi langsung keluar rumah mencari support lantaran orang tuanya tidak dapat dihubungi,” ujar Trionedi Siswanto.
Warga nan mengetahui kejadian tersebut segera melaporkan kebakaran ke grup Siaga Katingan Tengah. Sejumlah penduduk kemudian berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Karena jarak antarbangunan nan berdekatan, api dengan sigap merembet ke rumah lain di sekitarnya. Rumah milik Tonik (63) dan Lili (60) ikut gosong terbakar, sementara rumah milik Kristian Nyahon (61) mengalami kerusakan sebagian.
Petugas Damkar Katingan Tengah berbareng penduduk berjibaku memadamkan api selama lebih dari dua jam. Kobaran api akhirnya sukses dipadamkan sekitar pukul 21.30 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp900 juta.
“Hingga saat pihak kepolisian setempat tetap melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran, meski dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik di rumah milik Untung Dahlan,” pungkasnya.
(Bitro)
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·