Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali sesumbar soal rumor perpecahan internal pemerintahan Iran di tengah upaya negosiasi kedua negara.
Komentar tersebut muncul saat Trump membahas proposal nan diajukan Iran. Dia mengaku tak suka usulan tersebut dan menuding pemerintahan Teheran tak bisa negosiasi lantaran beda sikap.
"Ada dua hingga tiga kelompok, mungkin empat, dan kepemimpinannya sangat tidak terkoordinasi," kata Trump, dikutip CNN pada Jumat (1/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia lampau berujar, "Dengan demikian, mereka semua mau membikin kesepakatan, tapi mereka semua kacau".
Meski demikian, Trump mengakui Iran membikin kemajuan. Namun, dia tidak percaya apakah mereka bisa sampai ke tahap mencapai kesepakatan secara bulat.
Sebelum komentar ini, Trump juga sesumbar soal kepemimpinan Iran nan tak satu suara. Dia apalagi menyampaikan pandangan tersebut saat mengumumkan perpanjangan gencatan senjata.
Di sisi lain, rumor perpecahan di internal pemerintahan Iran itu mulai berembus. Perpecahan ini mengenai penanganan dan akibat perang terhadap pekerjaan masyarakat serta ekonomi negara.
Salah satu media nan konsentrasi rumor Iran, Iran International, melaporkan Presiden Massoud Pezeshkian dan ketua DPR Bagher Ghalibaf jengkel ke Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.
Kekesalan ini disebabkan lantaran Araghchi menjalankan perintah dari pihak Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) tanpa memberi tahu Pezeshkian dan Ghalibaf. Menlu itu dianggap kurang memposisikan diri sebagai pejabat eksekutif.
Menurut sumber nan mengetahui masalah tersebut, petinggi Iran menganggap Araghchi bak kacung Komandan IRGC Ahmad Vahidi.
Sejumlah sumber lain di pemerintahan Iran mengatakan Araghchi bertindak tanpa menginformasikan perkembangan terbaru ke Pezeshkian dalam dua pekan terakhir. Dia justru berkoordinasi erat dengan Vahidi.
Jika Araghci tetap melakukan tindakan nan sama, Pezeshkian disebut-sebut siap memecat Menlu itu.
(isa/ins)
Add
as a preferred source on Google
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·