Jakarta, CNN Indonesia --
Sekolah di seluruh wilayah Iran ditutup hingga waktu nan belum ditentukan, imbas serangan campuran Amerika Serikat dan Israel sejak Februari lalu.
Pengumuman ini disampaikan Kementerian Pendidikan Iran pekan lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hingga pemberitahuan lebih lanjut, tidak bakal ada kelas tatap muka di sekolah-sekolah di seluruh negeri," demikian pengumuman kementerian, dikutip DW.
Mulai 21 April, kelas bakal diadakan secara daring melalui platform unik dan melalui program televisi milik negara "Sekolah TV Iran."
Perubahan ini memengaruhi semua jenis sekolah dan semua tingkatan kelas di Iran. Perubahan bakal tetap bertindak hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Namun, pembelajaran virtual melalui intranet menghadirkan tantangan besar, terutama bagi anak-anak sekolah dari family kurang bisa dan wilayah miskin di Iran Beberapa wilayah, seperti Sistan dan Baluchistan, nyaris tidak ada hubungan internet karena keterbatasan infrastruktur.
Penggunaan internet di Iran juga dilaporkan sangat dibatasi terutama di masa perang. Lembaga pemantau internet global, NetBlocks melaporkan pemadaman terlama terjadi jelang 21 April.
Sebagian besar lampau lintas internet sekarang melangkah melalui intranet nasional, nan sangat dibatasi dan hanya mengizinkan akses ke situs web domestik.
Iran saat ini berada dalam ketidakpastian jelang kemungkinan serangan udara kembali. Meski gencatan senjata diperpanjang, situasi di sana tetap tegang.
Iran remuk redam usai diserang habis-habisan Israel dan AS pada 28 Februari. Mereka memang membalas tapi kehancuran di negara itu tak sedikit.
Menurut kepala Organisasi untuk Renovasi, Pengembangan, dan Peralatan Sekolah, lebih dari 640 gedung pendidikan di 17 provinsi rusak selama serangan AS-Israel.
Dari jumlah itu sekitar 250 di antaranya rusak parah dan perlu direnovasi total. Selain itu setidaknya 15 sekolah dianggap tak bisa diperbaiki lagi dan kudu dibangun kembali.
(isa/dna)
Add
as a preferred source on Google
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·