Jakarta, CNN Indonesia --
Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni resmi didenda 1 juta euro alias setara Rp20 miliar oleh Real Madrid lantaran ribut di ruang ganti.
Masing-masing perseorangan pemain kena denda sebesar 500 ribu euro alias setara Rp10 miliar. Kedua pemain ini disebut menerima denda tersebut lantaran mengaku bersalah.
Sanksi tersebut terpaksa diberikan kepada kepada keduanya sebagai peringatan. Madrid tidak mau perpecahan di dalam internal tim dianggap sebagai sesuatu nan lumrah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam keterangan resmi klub diumumkan bahwa kedua pemain ini telah saling mengampuni sekaligus pula meminta maaf kepada pihak klub dan rekan satu tim di Madrid.
"Mereka juga menyampaikan permintaan maaf kepada klub, rekan satu tim, staf pelatih, dan para penggemar, serta menawarkan kerja sama penuh kepada Real Madrid," tulis Madrid di laman resmi.
"Mengingat keadaan tersebut, Real Madrid telah memutuskan untuk menjatuhkan denda sebesar lima ratus ribu euro kepada setiap pemain, sehingga mengakhiri prosedur internal nan berlaku."
Keributan Valverde dan Tchouameni tidak berjalan dalam satu sesi melainkan dua kali. Keributan pertama dimulai pada Rabu (6/5). Keduanya hanya terlibat dalam adu argumen.
Pertikaian di hari Rabu itu bersambung pada Kamis (7/5). Valverde disebut menolak uluran tangan Tchouameni. Valverde menuduh Tchouameni membocorkan pertengkaran ke media.
Situasi panas bersambung ke sesi latihan. Keduanya terlibat dalam benturan-benturan nan tak semestinya terjadi. Pelatih Alvaro Arbeloa juga disebut tidak melakukan sesuatu.
Setelah latihan selesai, Valverde tetap terus menuduh Tchouameni sebagai penyebar berita. Tchouameni meminta Valverde untuk berakhir memfitnah tuduhan tersebut.
Dalam kejadian inilah Valverde mengalami luka di kepala. Awalnya disebut kena pukul Tchouameni, tetapi dibantah. Valverde mengaku terbentur sesuatu dalam keributan itu.
(abs)
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·