Persija Vs Persib: Pusaran "butterfly Effect" Persaingan Juara Liga

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

"Butterfly Effect". Satu film, alur maju-mundur, dan empat akhir cerita berbeda. Lakon rilisan 2004 itu mencerminkan duel Persija Jakarta vs Persib Bandung dalam peta persaingan juara liga.

Pertandingan nan berjalan di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5) itu tak hanya menentukan nasib sendiri, tapi juga tim lain dalam persaingan juara Super League 2025/2026. Ini lebih dari sekadar El Clasico-nya Indonesia.

Duel nan sudah berjalan lebih dari 90 tahun ini bakal menghiasi pekan ke-32 kasta tertinggi Liga Indonesia. Hanya tersisa tiga pekan pertandingan untuk menentukan kubu nan berkuasa mengangkat trofi juara. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini Persib tetap menjadi pemuncak klasemen sementara dengan 72 poin. Maung Bandung ditempel ketat Borneo FC di ranking kedua dengan torehan serupa. Pada posisi ketiga, Persija mencoba jadi pengganggu dengan 65 angka.

Saling sikut memang paling intens di antara Persib dan Borneo FC. Namun skenario Persija juara bukan hil nan mustahal. Karena itu, tiga pekan tersisa kian panas terasa.

Jika Persib menang, asa juara bakal tetap terjaga. Terlebih jika pada pertandingan lain, Borneo FC kalah dari Bali United. Napas Beckham Putra dan kawan-kawan bakal sedikit lebih lega.

Namun, jika Persib kalah, artinya perang menuju singgasana juara semakin terbuka. Apalagi jika Borneo FC menang atas Bali United, pemuncak klasemen bakal berganti sementara.

Alur cerita lebih 'gila' bisa terjadi jika Persija menang, sementara Borneo FC kalah. Otomatis jarak poin di tiga besar papan atas klasemen bakal semakin dekat.

Skenario ini serupa movie Butterfly Effect nan termaktub di awal. Bahwa sekecil apapun momen nan terjadi di tengah perjalanan dampaknya begitu besar pada akhir cerita.

Tak heran sang sutradara, Eric Bress dan J. Mackye Gruber menyiapkan empat ending berbeda, yakni Teathrical Ending, Happy Ending, Open Ending, dan Director's Cut Ending.

Kembali ke duel Persija vs Persib, tak ada nan tahu seperti apa hasil pertandingannya. Satu perihal nan jelas adalah masing-masing pihak tak ada nan mau kehilangan angka.

Selepas Derbi Indonesia ini, Persib tetap kudu maksimal melawan PSM Makassar dan Persijap Jepara. Sedangkan Persija bakal menghadapi Persik Kediri dan Semen Padang.

Pada saat nan sama, setelah bertemu Bali United, deretan musuh nan kudu dihadapi Borneo FC adalah Persijap dan Malut United. Setiap laga adalah final bagi mereka.

Pertanyaannya dalam akhir cerita ini, siapa nan akhirnya bakal mengangkat piala? 

Baca kelanjutan kajian ini di laman selanjutnya >>> 

[Gambas:Video CNN]

Add as a preferred
source on Google

Sumber cnn-sport