Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyinggung upaya pembunuhan terhadap dirinya nan pernah terjadi di masa lalu, sebelum kejadian penembakan di aktivitas White House Correspondents' Dinner di Hotel Washington Hilton, pada Sabtu (25/4) malam.
Dalam bertemu media nan digelar di Gedung Putih setelah kejadian tersebut, Trump juga meminta kepada penduduk Amerika Serikat untuk "menyelesaikan perbedaan kita."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seperti nan Anda ketahui, ini bukan pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir republik kita diserang oleh calon pembunuh nan berupaya membunuh," kata Trump seperti diberitakan CNN.
"Di Butler, Pennsylvania, kurang dari dua tahun nan lalu, Anda semua tahu cerita itu, dan di Palm Beach, Florida, beberapa bulan setelah itu, kita nyaris berhasil, sungguh," kata Trump.
"Namun demikian, semua orang di ruangan itu... ada banyak sekali kasih sayang dan persatuan," lanjutnya.
Trump juga memastikan bahwa dirinya, Ibu Negara AS Melania, dan Wakil Presiden JD Vance semuanya dikawal keluar dari podium dengan sigap setelah insiden.
Trump juga menyampaikan rasa terima kasih kepada personil pers, nan menurutnya "telah sangat bertanggung jawab dalam pemberitaan Anda."
Presiden Donald Trump sebelumnya dievakuasi dari aktivitas White House Correspondents' Dinner setelah rentetan bunyi penembakan terjadi di aktivitas tersebut.
Dalam sejumlah video nan beredar di media sosial beberapa saat setelah insiden, terdengar bunyi tembakan dari arah luar ruangan. Seiring dengan bunyi tersebut, para pengawal langsung bergerak melindungi Trump nan ada di podium.
Setelah sempat berbincang dan bunyi letusan tetap terdengar, Trump kemudian terlihat diungsikan oleh Secret Service ke belakang panggung.
Trump kemudian mengatakan di media sosial bahwa pelaku penembakan telah ditangkap dan dirinya, Melania Trump, dan para jejeran kabinet nan menghadiri aktivitas tersebut juga dalam kondisi baik.
"Sungguh malam nan luar biasa di D.C. Secret Service and Law Enforcement melakukan pekerjaan nan fantastis. Mereka bertindak sigap dan berani," kata Trump dalam unggahannya.
"Pelaku penembakan telah ditangkap, dan saya telah merekomendasikan agar kita "MEMBIARKAN ACARA BERLANJUT", tetapi bakal sepenuhnya mengikuti pengarahan petugas. Mereka bakal segera mengambil keputusan. Terlepas dari keputusan itu, malam ini bakal jauh berbeda dari nan direncanakan, dan kita kudu mengulanginya lagi."
(end)
Add
as a preferred source on Google
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·