Pakar Ipb Ingatkan Pipa Pvc Untuk Kue Putu Bisa Lepaskan Senyawa Karsinogenik

Sedang Trending 4 jam yang lalu

Jakarta -

Belakangan, penggunaan pipa polyvinyl chloride (PVC) alias paralon sebagai cetakan sekaligus perangkat untuk mengukus kue putu semakin banyak dijumpai di kalangan pedagang.

Di kembali kepraktisannya, master mengingatkan material tersebut tidak dirancang untuk bergesekan langsung dengan makanan, terutama pada suhu tinggi.

Pakar Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor (IPB), Nuri Andarwulan, mengatakan bahan alias material nan digunakan untuk kontak langsung dengan pangan telah diatur oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dalam ketentuan tersebut, terdapat sejumlah persyaratan nan kudu dipenuhi agar suatu material dinilai kondusif digunakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pipa PVC tidak diizinkan untuk kontak pangan (kalau untuk air diizinkan) dan sebagai perangkat untuk memasak yg kontak suhu tinggi," ucapnya saat dihubungi detikcom, Jumat (26/6/2026).

Nuri menjelaskan, penggunaan pipa PVC sebagai perangkat pengukus berpotensi menyebabkan migrasi alias perpindahan senyawa kimia dari material plastik ke makanan, terutama ketika terpapar panas.

Menurutnya, senyawa nan dapat beranjak dari PVC di antaranya adalah logam berat. Paparan senyawa tersebut perlu diwaspadai lantaran dapat berakibat pada kesehatan jika terjadi secara terus-menerus.

"Dampak: mengganggu kerja hormon hingga (bersifat) karsinogenik," jelas Nuri. Adapun karsinogen adalah unsur nan dapat meningkatkan akibat seseorang terkena kanker.


(suc/kna)

Sumber detik-health