Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Donald Trump mengindikasikan negosiasi tenteram putaran kedua Amerika Serikat dan Iran bakal berjalan dua hingga tiga hari ke depan.
Trump mengonfirmasi "kemungkinan" itu ke New York Post nan kemudian dikutip Anadolu Agency, Rabu (22/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sumber-sumber di Pakistan juga mengatakan jangka waktu tersebut berasas penilaian berkepanjangan atas keterlibatan diplomatik Islamabad dengan Teheran.
Namun hingga kini, pihak berkuasa Iran belum mengonfirmasi agenda diskusi.
Sementara itu, sumber di pemerintahan AS mengatakan Trump siap memberi Iran tambahan tiga hingga lima hari gencatan senjata guna memungkinkan faksi-faksi berasosiasi membahas tawaran Washington.
Sumber lain mengatakan Trump juga mewanti-wanti perpanjangan gencatan senjata itu nan dinilai "bukan tanpa pemisah waktu."
Di luar itu, para negosiator AS juga dilaporkan cemas bakal kemungkinan tak ada seorang pun di Iran nan punya kewenangan menyetujui kesepakatan tersebut.
Trump sebelumnya mengumumkan untuk memperpanjang gencatan senjata dengan Iran pada Selasa. Namun, dia tak memberi rincian kapan kesepakatan itu dimulai dan berakhir.
Pengumuman itu muncul setelah masa gencatan pertama AS-Iran selama dua pekan berakhir. Kedua negara ini dijadwalkan menggelar putaran kedua negosiasi.
Namun, perundingan itu tak terlaksana lantaran Iran enggan berkompromi di bawah ancaman.
(bac)
Add
as a preferred source on Google
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·