CNN Indonesia
Rabu, 17 Jun 2026 09:03 WIB
Ilustrasi. Catat tanggalnya, puasa Asyura dan Tasua. (iStock/mgstudyo)
Jakarta, CNN Indonesia --
Umat Muslim bakal segera memasuki bulan Muharram 1448 Hijriah. Pada bulan pertama dalam almanak Islam ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, termasuk menjalankan puasa sunah Tasua dan Asyura.
Lantas, kapan agenda puasa Tasua dan Asyura 2026?
Puasa Tasua dan Asyura merupakan dua puasa sunah nan dilaksanakan pada tanggal 9 dan 10 Muharram. Melansir NU Online, puasa Tasua dianjurkan sebagai pembeda antara umat Rasulullah SAW dan kaum Yahudi nan hanya berpuasa pada 10 Muharram alias hari Asyura.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu keistimewaan puasa Asyura dijelaskan dalam sabda Rasulullah SAW berikut:
وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ
"Adapun puasa pada hari Asyura, saya memohon kepada Allah agar puasa tersebut dapat menghapus dosa setahun sebelumnya." (HR Muslim No. 1162)
Bagi umat Islam nan mau menunaikan puasa Tasua dan Asyura, berikut agenda pelaksanaannya.
Jadwal puasa Tasua dan Asyura 2026
Berdasarkan almanak Hijriah nan dirilis Kementerian Agama RI, 1 Muharram 1448 H bertepatan dengan Selasa, 16 Juni 2026.
Penetapan tersebut sejalan dengan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah dan Almanak Nahdlatul Ulama (NU).
Ketiganya sama-sama menunjukkan bahwa 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026.
Dengan demikian, agenda puasa Tasua dan Asyura 2026 adalah sebagai berikut:
• Puasa Tasua (9 Muharram): Rabu, 24 Juni 2026
• Puasa Asyura (10 Muharram): Kamis, 25 Juni 2026
Asal-usul puasa Tasua dan Asyura
Selain mengetahui jadwalnya, umat Islam juga perlu memahami sejarah di kembali penyelenggaraan puasa Tasua dan Asyura.
Awalnya, puasa Asyura merupakan ibadah nan dilakukan Nabi Musa AS sebagai corak rasa syukur kepada Allah SWT setelah diselamatkan dari kejaran Firaun dan bala tentaranya. Tradisi puasa tersebut kemudian juga dilakukan oleh kaum Yahudi serta masyarakat Quraisy pada masa Jahiliyah.
Ketika mengetahui perihal itu, Rasulullah SAW berfirman bahwa umat Islam lebih berkuasa dan lebih dekat kepada Nabi Musa AS. Karena itu, beliau memerintahkan para sahabat untuk turut melaksanakan puasa Asyura.
هُوَ يَوْمٌ نَجَّى اللَّهُ فِيهِ مُوسَى وَأَغْرَقَ آلَ فِرْعَوْنَ فَصَامَ مُوسَى شُكْرًا لِلَّهِ فَقَالَ أَنَا أَوْلَى بِمُوسَى مِنْهُمْ فَصَامَهُ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ
Artinya: "Allah telah menyelamatkan Musa dan kaumnya pada hari itu serta menenggelamkan Fir'aun beserta bala tentaranya. Maka Musa berpuasa sebagai corak syukur kepada Allah." Nabi bersabda, "Aku lebih berkuasa terhadap Musa daripada mereka." Lalu Nabi berpuasa pada hari itu dan memerintahkan para sahabatnya untuk berpuasa. (HR Bukhari No. 1865 dan Muslim No. 1910)
Untuk membedakan praktik ibadah umat Islam dengan kaum Yahudi, Rasulullah SAW kemudian menganjurkan umatnya untuk berpuasa pada hari Tasua alias 9 Muharram, selain puasa Asyura pada 10 Muharram.
Itulah agenda puasa Tasua dan Asyura 2026 beserta keistimewaan dan sejarah singkatnya. Semoga bermanfaat.
(pua/tis)
Add
as a preferred source on Google
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·