Jakarta, CNN Indonesia --
Markas Besar militer Iran, Hazrat Khatam al-Anbiya mengancam bakal mengambil tindakan tegas apabila Amerika Serikat (AS) terus melakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan negaranya.
Teheran menekankan AS bakal menghadapi reaksi dari angkatan bersenjata Iran nan kuat. Angkatan bersenjata Iran mempunyai kekuatan dan kesiapan nan lebih besar dibanding sebelumnya untuk mempertahankan kedaulatan, wilayah, dan kepentingan nasional.
"Kami siap dan bertekad, sembari memantau perilaku dan pergerakan musuh di area ini dan terus mengelola dan mengendalikan Selat Hormuz nan strategis, untuk menimbulkan kerusakan nan lebih besar pada musuh Zionis Amerika jika terjadi agresi lain," bunyi pengumuman Hazrat Khatam al-Anbiya sebagaimana dilaporkan instansi buletin Tasnim, Sabtu (25/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
AS diketahui meningkatkan tekanan terhadap Iran dengan memperluas blokade maritim hingga ke beragam wilayah dunia.
Blokade AS menandai eskalasi signifikan dalam ketegangan antara kedua negara, di tengah upaya diplomatik nan belum menunjukkan titik terang. Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth menyatakan blokade nan sebelumnya berfokus di area Timur Tengah sekarang diperluas secara global.
"Blokade kami semakin meluas dan menjadi global," ujarnya kepada wartawan di Washington, Jumat (24/4), dikutip dari Reuters.
Ia memastikan tidak ada kapal nan dapat berlayar dari Selat Hormuz menuju wilayah mana pun di bumi tanpa pengawasan Angkatan Laut AS. Pernyataan ini menggarisbawahi kekuasaan militer Washington dalam jalur pelayaran strategis tersebut.
(ryn/pta)
Add
as a preferred source on Google
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·