Ini Penyebab Kulit Kendur Di Usia Muda Yang Jarang Disadari

Sedang Trending 1 jam yang lalu

CNN Indonesia

Rabu, 24 Jun 2026 21:00 WIB

Penyebab kulit kendur di usia muda bisa berasal dari kebiasaan sehari-hari nan tampaknya sepele, tetapi berakibat besar terhadap kesehatan kulit. Ilustrasi. Penyebab kulit kendur di usia muda bisa berasal dari kebiasaan sehari-hari nan tampaknya sepele, tetapi berakibat besar terhadap kesehatan kulit. (iStockphoto/Elena Safonova)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Penyebab kulit kendur di usia muda bisa berasal dari kebiasaan sehari-hari nan tampaknya sepele, tetapi berakibat besar terhadap kesehatan kulit. Oleh karena itu, Anda kudu lebih jeli dalam merawat diri.

Banyak orang menganggap kulit kendur hanya terjadi seiring bertambahnya usia. Padahal, penurunan elastisitas kulit juga dapat dialami oleh mereka nan tetap berada di usia 20-an hingga awal 30-an.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyebab kulit kendur di usia muda

Melansir Healthline, beragam aspek mulai dari paparan sinar mentari hingga style hidup nan kurang sehat dapat mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan dini. Simak penjelasannya di sini.

1. Paparan sinar mentari tanpa perlindungan

Sinar ultraviolet (UV) merupakan salah satu penyebab utama penuaan dini. Paparan berlebihan dapat merusak kolagen dan elastin nan berkedudukan menjaga kulit tetap kenyal.

Tanpa penggunaan sunscreen secara rutin, kerusakan akibat sinar mentari dapat terakumulasi dan membikin kulit tampak lebih kendur meski usia tetap tergolong muda.

2. Gaya hidup nan kurang sehat

Kebiasaan merokok, kurang tidur, stres berkepanjangan, serta konsumsi alkohol berlebihan dapat mempercepat proses penuaan kulit. Faktor-faktor tersebut memicu stres oksidatif akibat radikal bebas nan merusak sel kulit.

Akibatnya, elastisitas kulit berkurang dan tanda-tanda penuaan muncul lebih cepat.

3. Pola makan nan tidak seimbang

Asupan nutrisi sangat memengaruhi kesehatan kulit. Konsumsi makanan tinggi gula dan makanan olahan dapat mempercepat kerusakan kolagen melalui proses glikasi.

Sebaliknya, vitamin dan antioksidan membantu mendukung regenerasi kulit. Vitamin C, misalnya, berkedudukan krusial dalam pembentukan kolagen agar kulit tetap kencang.

4. Kekurangan vitamin tertentu

Beberapa kekurangan nutrisi juga dapat memengaruhi elastisitas kulit. Vitamin C, vitamin A, vitamin E, dan vitamin D berkontribusi dalam menjaga kesehatan kulit.

Jika kebutuhan nutrisi di atas tidak terpenuhi dalam jangka panjang, kulit dapat terlihat lebih kering, kusam, dan lebih mudah mengalami kekenduran.

5. Penurunan berat badan nan terlalu cepat

Turun berat badan memang menjadi tujuan banyak orang. Namun, penurunan berat badan secara drastis dapat membikin kulit kesulitan beradaptasi dengan perubahan corak tubuh.

Serat kolagen dan elastin nan sebelumnya meregang akibat peningkatan berat badan mungkin tidak dapat kembali seperti semula, sehingga kulit tampak lebih longgar.

6. Faktor genetik dan proses penuaan alami

Setiap orang mempunyai kecepatan penuaan nan berbeda. Faktor genetik dapat memengaruhi jumlah serta kualitas kolagen nan diproduksi tubuh. Meski proses penuaan alami tetap terjadi, beragam aspek eksternal dapat mempercepat munculnya kulit kendur sebelum waktunya.

Cara membantu menjaga kekencangan kulit

Menjaga kulit tetap sehat dapat dimulai dari kebiasaan sederhana. Mulailah menggunakan sunscreen setiap hari, tidur nan cukup, konsumsi makanan bergizi, dan hindari kebiasaan merokok.

Olahraga rutin juga dapat membantu menjaga massa otot sehingga tampilan kulit terlihat lebih kencang. Jika keluhan kulit kendur dirasa semakin mengganggu, konsultasi dengan master dapat membantu menentukan perawatan nan sesuai.

Memahami penyebab kulit kendur sejak awal dapat menjadi langkah awal untuk mencegah penuaan dini. Dengan perawatan nan tepat dan style hidup sehat, kulit dapat tetap tampak sehat, kenyal, dan terawat lebih lama.

(han/asr)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-lifestyle