Ini Hukuman Tentara Israel Yang Hancurkan Patung Yesus Di Lebanon

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Israel menjatuhkan balasan penjara terhadap dua tentara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) nan menghancurkan dan memotret patung Yesus di wilayah selatan Lebanon.

Dua tentara itu juga langsung dicopot dari penugasan dan segera dikurung selama 30 hari di tahanan militer Israel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebanyak enam tentara nan menyaksikan tindakan vandal penghancuran patung Yesus dan membiarkannya, bakal segera dimintai keterangan. IDF menjelaskan bahwa tindakan di tingkat komando bakal dijatuhkan setelah pemanggilan tersebut, dikutip dari CNN.

Pada Minggu (19/4) beredar di media sosial foto nan memperlihatkan seorang tentara Israel memegang palu alias kapak terhadap patung Yesus Kristus nan disalibkan di kota Debel nan kebanyakan penduduknya berakidah Kristen.

Gambar tersebut menunjukkan tentara tersebut memukul kepala patung setelah dilepas dari salib.

Wakil Kepala Kotamadya di Lebanon selatan, Maroun Nassif, menegaskan kejadian tentara IDF menghancurkan patung Yesus sebagai "serangan terhadap kepercayaan suci kami."

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kemudian berjanji bakal menghukum berat para tentara IDF nan terlibat dalam menghancurkan patung Yesus di Lebanon.

Dalam pernyataan di media sosial X pada Senin (20/4), Netanyahu mengatakan tindakan tentara IDF tersebut tidak bisa diterima dan pihaknya bakal menghukum tegas sang prajurit.

"Saya terkejut dan sedih mengetahui bahwa seorang tentara IDF merusak ikon keagamaan Katolik di Lebanon selatan," kata Netanyahu.

"Saya mengutuk tindakan tersebut sekeras-kerasnya. Pihak militer sedang melakukan penyelidikan pidana atas masalah ini dan bakal mengambil tindakan disiplin nan tegas terhadap pelaku," tambahnya, seperti dikutip AFP.

(bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional