Hutama Karya Punya Command Center Baru, Begini Kecanggihannya

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta -

PT Hutama Karya (Persero) melakukan optimasi kegunaan Command Center sebagai pusat pemantauan dan pengendalian lampau lintas terintegrasi pada ruas tol nan dikelola oleh perusahaan. Hutama Karya juga melakukan rebranding aplikasi pengelolaan jalan tol berjulukan Mozy (move easily).

Direktur Utama Hutama Karya, Koentjoro mengatakan, pembaruan sistem dan rebranding aplikasi diharapkan dapat memperbaiki kualitas jasa serta efektivitas pemantauan operasional pengamanan pengguna jalan tol.

"Dengan adanya command center ini, kita bisa meningkatkan jasa dalam sesuatu terjadi di lapangan. Kita sudah ada SOP, misalnya ada kecelakaan, berapa menit kudu datang, ambulans datang berapa menit. Dengan adanya ini kita bisa monitor untuk setiap titik kilometer di ruas jalan tol kita, sehingga angan kita, kita bisa memenuhi sasaran SOP untuk SPM (Standar Pelayanan Minimal) di ruas tersebut, misalnya jalan tol itu ada kecelakaan kudu 20 menit sampai, kita bisa penuhi dengan tahu lebih awal itu tim bisa langsung ke letak dengan kurang dari 20 menit. Salah satunya itu," kata Koentjoro dalam konvensi pers di instansi PT Hutama Karya, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantau Lalu Lintas dan Transaksi

Lebih lanjut, Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan menjelaskan bahwa command center tersebut memungkinkan pemantauan lampau lintas dan transaksi secara real time, mulai dari pendapatan tol hingga Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) di setiap ruas.

Selain itu, sistem juga memantau performa operasional seperti gardu tol, CCTV, hingga jaringan komunikasi nan terintegrasi. Dengan sistem ini, gangguan seperti kerusakan perangkat alias hambatan di lapangan dapat segera terdeteksi dan ditindaklanjuti oleh petugas di masing-masing ruas.

"Nanti bisa kita lihat juga teman-teman di sini ketika ada CCTV alias tadi peralatan transaksi nan tidak berfungsi, itu bisa dicek. Langsung teman-teman di sini contact ke ruas masing-masing mana nan trouble di sini bisa monitor," sebut Iwan.

Pantau Kondisi Jalan

Hutama Karya juga memanfaatkan command center untuk memantau kondisi jalan dan jasa pemeliharaan sesuai standar pelayanan minimal (SPM). Perusahaan mencatat beragam jenis kerusakan seperti lubang jalan, kawat putus, hingga sampah, nan dapat ditangani lebih cepat.

"Dari kerusakan ini lantaran kita monitor setiap hari, itu bisa kita atasi dengan jangka waktu sebagaimana nan sudah dicantumkan di SPM alias di service level agreement itu. Contoh kayak lubang 2x24 jam dengan kita bisa penemuan ini, kita temukan lubang sebelum 2x24 jam kita sudah bisa tutup," tambah Iwan

Tak hanya itu, sistem ini juga digunakan untuk memantau kendaraan over dimension overload (ODOL) melalui teknologi weight in motion (WIM). Data tersebut memungkinkan identifikasi kendaraan secara real time, termasuk asal ruas dengan kontribusi ODOL terbesar.

Di sisi lain, Hutama Karya turut memperkenalkan Mozy sebagai hasil rebranding dari aplikasi HK Toll. Aplikasi ini dirancang untuk memberikan kemudahan akses info perjalanan seperti akses CCTV, info rest area, tarif tol, info mudik, dan lain-lain.

(ily/ara)

Sumber finance