Jakarta, CNN Indonesia --
Semen Padang dipastikan degradasi setelah kalah tipis 0-1 dari Dewa United dalam lanjutan Super League 2025/2026.
Pertandingan nan berjalan di Banten International Stadium, Serang, Minggu (3/5), itu menjadi pukulan bagi tim tamu nan sekarang semakin tertekan di papan bawah klasemen.
Dewa United tampil cukup efektif sejak awal laga. Mereka sukses memecah kebuntuan pada menit ke-31 melalui sundulan Noah. Gol tersebut berasal dari umpan lambung matang nan dilepaskan Johnathan, nan sukses dimanfaatkan dengan baik untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menjelang akhir babak pertama, Dewa United nyaris menggandakan keunggulan. Pada menit ke-45, Egy Maulana Vikri memberikan umpan rawan kepada Rafael Struick. Sayangnya, kesempatan emas itu tidak berbuah gol setelah tembakan Struick melambung di atas mistar gawang Semen Padang.
Di babak kedua, Semen Padang mencoba bangkit dan memberikan perlawanan. Salah satu kesempatan terbaik datang pada menit ke-70 melalui tendangan kembali badan Kazaki. Namun, upaya tersebut tetap bisa diantisipasi dengan baik oleh kiper Dewa United, Sonny Stevens.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol nan tercipta. Skor 1-0 untuk kemenangan Dewa United pun bertahan.
Hasil ini membikin Dewa United tetap kokoh di ranking keenam klasemen dengan koleksi 50 poin. Sementara itu, kekalahan ini semakin memperburuk posisi Semen Padang nan sekarang terpuruk di ranking ke-17 dengan 20 poin.
Situasi tersebut membikin Semen Padang sudah tidak mungkin lagi selamat dari area degradasi.
(rhr)
Add
as a preferred source on Google
5 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·