Harga Bitcoin Melonjak Usai As-iran Damai

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Harga token utama pasar mata uang digital menguat seiring perjanjian tenteram antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Token Bitcoin (BTC) menguat signifikan dari level terendahnya pada perdagangan beberapa hari lalu.

Berdasarkan info perdagangan Coinmarketcap, Bitcoin sepekan terakhir menguat 5,87% ke nilai US$ 66.596 alias Rp 1,17 miliar (kurs Rp 17.708), Selasa (16/6). Sebelumnya, nilai Bitcoin sempat menyentuh level sekitar US$ 62.850.

Kenaikan nilai Bitcoin ini juga sejalan dengan pergerakan nilai logam mulia. Emas tercatat naik nyaris 3% dalam 24 jam dan diperdagangkan di atas US$ 4.330 per troy ons menyusul pengumuman perdamaian AS-Iran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip laporan Coindesk, Presiden AS Donald Trump mengatakan telah mencapai kesepakatan tenteram dengan Iran pada Minggu (14/6) kemarin. Perjanjian itu bakal ditandatangani pada 19 Juni.

Kesepakatan tersebut mencakup pembukaan kembali pembukaan kembali Selat Hormuz. Harga minyak mentah pun turun 5% menjadi sekitar US$ 80 per barel usai pengumuman tersebut.

Saat ini, nilai minyak telah turun sekitar 33% dari nilai tertingginya di awal Maret sebesar US$ 120. Pasar saham dunia juga naik setelah buletin tersebut.

Meski begitu, pasar mata uang digital disebut tetap menanti hasil FOMC pada 17 Juni. Forum ini diketahui menjadi nan debut pertama Ketua Federal Reserve (The Fed), Kevin Warsh.

Pasar saat ini memperkirakan probabilitas 97% bahwa The Fed mempertahankan suku kembang biaya federal pada 3,50-3,75%.

(ahi/ara)

Sumber finance