PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk memperkuat transformasi pendidikan melalui program digitalisasi pembelajaran dan revitalisasi sekolah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kalteng Muhammad Reza Prabowo menegaskan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum krusial untuk memperkuat transformasi pendidikan di daerah, khususnya melalui program digitalisasi pembelajaran dan revitalisasi sekolah.
Upacara peringatan Hardiknas tahun ini digelar berbarengan dengan peringatan Hari Bumi dan Hari Otonomi Daerah di laman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Sabtu (2/5/2026), dan berjalan dengan penuh khidmat.
“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan upacara peringatan Hardiknas nan dirangkaikan dengan Hari Bumi dan Hari Otonomi Daerah. Di tengah efisiensi, kita tetap bisa melaksanakan peringatan hari besar nasional dengan baik,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, saat ditemui awak media usai upacara.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ul Haq, nan bertindak sebagai pengawas upacara pada peringatan Hardiknas tahun ini.
“Kami sangat bersyukur, ini menjadi berkah bagi Kalimantan Tengah lantaran Hardiknas tahun ini dihadiri langsung oleh Bapak Wakil Menteri,” tambahnya.
Lebih lanjut, Reza mengungkapkan bahwa Kaltengkembali mendapatkan kabar positif mengenai program revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat. Pada tahun 2025, sebanyak 73 sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB telah menerima support rehabilitasi dan telah direalisasikan serta mulai diresmikan pada 2026.
“Insyaallah tahun 2026 ini bakal ada penambahan jumlah sekolah nan mendapatkan support revitalisasi. Saat ini tetap dalam proses pengusulan, verifikasi, dan validasi,” jelas Muhammad Reza Prabowo.
Ia menegaskan bahwa pemerintah wilayah terus berupaya menyiapkan beragam kebutuhan pendukung agar program tersebut melangkah optimal, termasuk menyiapkan letak serta perencanaan anggaran nan efisien tanpa mengurangi kualitas pembangunan.
Selain revitalisasi, pemerintah juga terus mengakselerasi program digitalisasi pembelajaran sebagai salah satu prioritas utama.
“Kita terus menggalakkan dua konsentrasi utama, ialah digitalisasi pembelajaran dan revitalisasi sekolah. Ini menjadi program prioritas pemerintah pusat nan juga kami dukung penuh di daerah,” katanya.
Dalam implementasinya, Dinas Pendidikan Kalteng telah mendorong pembelajaran berbasis hybrid serta pengembangan modul pembelajaran berbasis tiga dimensi nan lebih interaktif.
Menurutnya, pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan daya khayalan dan pemahaman peserta didik, sehingga proses belajar menjadi lebih menarik dan efektif.
“Kita siapkan modul-modul pembelajaran nan lebih interaktif agar anak-anak lebih mudah memahami materi dan bisa berimajinasi dengan baik,” pungkasnya.(mmckalteng)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk memperkuat transformasi pendidikan melalui program digitalisasi pembelajaran dan revitalisasi sekolah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kalteng Muhammad Reza Prabowo menegaskan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum krusial untuk memperkuat transformasi pendidikan di daerah, khususnya melalui program digitalisasi pembelajaran dan revitalisasi sekolah.
Upacara peringatan Hardiknas tahun ini digelar berbarengan dengan peringatan Hari Bumi dan Hari Otonomi Daerah di laman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Sabtu (2/5/2026), dan berjalan dengan penuh khidmat.
“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan upacara peringatan Hardiknas nan dirangkaikan dengan Hari Bumi dan Hari Otonomi Daerah. Di tengah efisiensi, kita tetap bisa melaksanakan peringatan hari besar nasional dengan baik,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, saat ditemui awak media usai upacara.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ul Haq, nan bertindak sebagai pengawas upacara pada peringatan Hardiknas tahun ini.
“Kami sangat bersyukur, ini menjadi berkah bagi Kalimantan Tengah lantaran Hardiknas tahun ini dihadiri langsung oleh Bapak Wakil Menteri,” tambahnya.
Lebih lanjut, Reza mengungkapkan bahwa Kaltengkembali mendapatkan kabar positif mengenai program revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat. Pada tahun 2025, sebanyak 73 sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB telah menerima support rehabilitasi dan telah direalisasikan serta mulai diresmikan pada 2026.
“Insyaallah tahun 2026 ini bakal ada penambahan jumlah sekolah nan mendapatkan support revitalisasi. Saat ini tetap dalam proses pengusulan, verifikasi, dan validasi,” jelas Muhammad Reza Prabowo.
Ia menegaskan bahwa pemerintah wilayah terus berupaya menyiapkan beragam kebutuhan pendukung agar program tersebut melangkah optimal, termasuk menyiapkan letak serta perencanaan anggaran nan efisien tanpa mengurangi kualitas pembangunan.
Selain revitalisasi, pemerintah juga terus mengakselerasi program digitalisasi pembelajaran sebagai salah satu prioritas utama.
“Kita terus menggalakkan dua konsentrasi utama, ialah digitalisasi pembelajaran dan revitalisasi sekolah. Ini menjadi program prioritas pemerintah pusat nan juga kami dukung penuh di daerah,” katanya.
Dalam implementasinya, Dinas Pendidikan Kalteng telah mendorong pembelajaran berbasis hybrid serta pengembangan modul pembelajaran berbasis tiga dimensi nan lebih interaktif.
Menurutnya, pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan daya khayalan dan pemahaman peserta didik, sehingga proses belajar menjadi lebih menarik dan efektif.
“Kita siapkan modul-modul pembelajaran nan lebih interaktif agar anak-anak lebih mudah memahami materi dan bisa berimajinasi dengan baik,” pungkasnya.(mmckalteng)
1 hari yang lalu


English (US) ·
Indonesian (ID) ·