As Vs Iran, Siapa Yang Berhak Umumkan Gencatan Senjata Sepihak?

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran.

Perpanjangan gencatan senjata ini dilakukan tanpa melibatkan Iran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perpanjangan gencatan senjata Trump tidak berfaedah apa-apa," kata penasihat Ketua Parlemen Iran, Mahdi Mohammadi, dilansir CNN, Rabu (22/4).

Mohammadi menyoroti pilihan Trump nan tetap melanjutkan blokade pelabuhan Iran meski gencatan senjata diperpanjang. Dia mengatakan kebijakan dari Trump itu kudu ditanggapi secara tindakan militer, bukan lewat meja perundingan.

Siapa nan berkuasa umumkan?

Gencatan senjata sepihak, seperti namanya, diumumkan oleh satu pihak nan berkonflik, bukan sebagai hasil negosiasi antar pihak.

Sutu pihak dapat menyatakan gencatan senjata tanpa meminta gencatan senjata dari pihak lain.

Namun umumnya, gencatan senjata disepakati antara pihak-pihak nan bertikai alias disebut sebagai belligerency.

Gencatan senjata nan disepakati dapat didokumentasikan secara umum dalam perjanjian tertulis, tetapi juga dapat disepakati secara lisan

Laman peacemaker dari Persatuan Bangsa-Bangsa menguraikan, gencatan senjata sepihak dapat berkarakter tanpa pemisah waktu alias bertindak untuk jangka waktu tertentu dengan ketentuan perpanjangan oleh satu pihak.

Apakah gencatan senjata berkarakter permanen alias hanya sementara?

Menurut PBB, jawabannya bisa permanen alias juga sementara. Terkadang, dua pihak nan bertikai dalam perang menyetujui gencatan senjata sementara, alias pendahuluan. Ini disepakati untuk mengurangi kekerasan alias meringankan krisis kemanusiaan.

Namun jangankan gencatan senjata sepihak, apalagi setelah dua belah pihak sepakat pun sering dilanggar.

PBB pernah merundingkan serangkaian gencatan senjata untuk mengakhiri perang kerabat di Lebanon, pada tahun 1978, 1981, dan 1982.

Namun, pertempuran kembali berkobar setelah setiap gencatan senjata, misalnya bentrok nan kembali pecah di negara itu pada 1975 dan baru berhujung pada 1990.

Nah, gencatan senjata sepihak dari Presiden Donald Trump pun dinilai akal-akalan.

"Perpanjangan gencatan senjata Trump jelas merupakan strategi untuk mengulur waktu demi serangan mendadak. Saatnya bagi Iran untuk mengambil inisiatif telah tiba," kata Mahdi Mohammadi.

(imf/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional