2 Runner Up Beruntun, Timnas Futsal Indonesia Intip Piala Dunia

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

'Gagal maning, kandas maning' memang realita nan ditelan Timnas Futsal Indonesia dalam konteks juara. Tapi untuk urusan menerjang panggung dunia, skuad Garuda belum melenceng dari jalur.

Sudah dua final nan dipijak Timnas Futsal Indonesia. Dan hasilnya, sama-sama finis di ranking kedua. Namun hasil itu tak menyurutkan support publik kepada tim didikan Hector Souto.

Kembali sejenak ke Piala Asia Futsal 2026. Dalam arena itu, terlepas dari status tuan rumahnya, ada rentetan sejarah nan tercipta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk pertama kalinya, Timnas Futsal Indonesia menembus partai semifinal Piala Asia. Dan untuk kali pertama pula, tim Merah Putih menapak partai puncak.

Pencapaian ini bukan perkara instan. Setelah Souto resmi jadi pembimbing Timnas Futsal Indonesia pada Agustus 2024, rangkaian persiapan sudah dipupuk pelan-pelan. Piala Asia jadi tujuan.

Dalam perjalanan menuju Piala Asia Futsal 2026 itu, Indonesia sempat jadi juara Piala AFF Futsal 2024 sekaligus mengganggu kekuasaan Thailand sebagai raja Asia Tenggara.

Kemudian ada pula serangkai turnamen ujicoba. Dari nan sebagai penjamu di 4 Nations World Series dan 4 Nations Cup, ada pula nan bertandang ke China untuk mengikuti CFA International Futsal. Dari tiga turnamen itu, dua kali Indonesia jadi runner-up dan satunya jadi juara.

Kemudian prestasi bersambung di SEA Games 2025. Untuk pertama kalinya, Indonesia menyabet lencana tertinggi dari bagian olahraga futsal di pesta olahraga Asia Tenggara.

Gelar demi gelar membikin kepercayaan diri publik meningkat. Plus dengan kejuaraan futsal ahli nan berjenjang, pemain-pemain berbakat ikut melesat. Kelindan ini dijawab tuntas dengan persembahan di Piala Asia Futsal nan jadi penegas bahwa tim tidak bisa kuat dalam waktu singkat.

Namun demikian, tetap saja Timnas Futsal Indonesia berkejaran dengan waktu. Belum lama tim bercempera usai Piala Asia, plus liga futsal ahli nan kudu melangkah sesuai jadwal, Souto perlu menyusun pasukan demi panggung Asia Tenggara.

Pelatih asal Spanyol itu hanya punya waktu lima hari untuk memaksimalkan program pemusatan latihan. Plus, Souto mengambil langkah berani dengan memanggil lima pemain debutan untuk Timnas Futsal Indonesia.

Hasilnya bisa publik lihat. Dengan persiapan nan jauh dari kata ideal, runner-up jadi hasil maksimal.

Sebelum berangkat ke Piala AFF Futsal 2026, Souto terang-terangan mengungkap alasannya membawa nama-nama baru. Ia tak mau tim nasional berjuntai pada nama nan itu-itu saja.

Ia sekaligus mau wadah krusial seperti Piala AFF jadi wadah bagi pemain anyar untuk bersinar. Dengan proyeksi menuju Piala Asia dan Piala Dunia dua tahun mendatang. Bisakah Indonesia mewujudkannya?

Bersambung ke laman berikutnya...

Add as a preferred
source on Google

Sumber cnn-sport