Jakarta, CNN Indonesia --
Indonesia bakal menghadapi China dalam fase grup Piala Asia U-17 2026. Dalam sejarah kejuaraan golongan umur tersebut, skuad Merah Putih pernah berhadapan dengan wakil Negeri Tirai Bambu.
Anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto di Piala Asia U-17 2026 bakal mengawali langkah dengan berjumpa tim Naga Muda.
Indonesia dan China pernah sekali berjumpa dalam Piala Asia U-17 1990. Ketika itu kedua kesebelasan memperebutkan ranking ketiga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Skuad Garuda Muda kala itu dilatih Indra Thohir. Dalam susunan pembimbing terdapat pula nama Parmin dan Muhardi.
Indonesia lolos ke partai perebutan ranking ketiga berkah dua hasil seri di fase grup melawan Korea Selatan dan Qatar sehingga menempati ranking kedua Grup B. Sementara China menjadi runner up Grup A setelah menang atas India dan Jordania, serta seri dengan Uni Emirat Arab.
Pada laga semifinal, Timnas Indonesia U-17 nan waktu itu dihuni pemain-pemain seperti Eko Purjianto, Uci Sanusi, dan Hendra Komara kalah lima gol tanpa balas melawan China.
Indonesia pun menempati ranking keempat pada Piala Asia U-17 1990. Catatan itu menjadi prestasi tertinggi Indonesia di level golongan usia tersebut dalam kejuaraan kontinental.
Indonesia sudah tujuh kali tampil di Piala Asia U-17. Tahun ini merupakan penampilan nan kedelapan.
Dari tujuh keikutsertaan di pentas Asia, selain pernah menempati ranking keempat, Indonesia juga pernah menembus babak perempat final pada 2018 dan 2025.
1990: Indonesia 0-5 China
(nva/jun)
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·