Wapres As Dan Ketua Parlemen Iran Pimpin Negosiasi Damai, Kapan Dimulai?

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf akan memimpin perwakilan masing-masing delegasi dalam negosiasi tenteram di Islamabad, Pakistan.

Pembicaraan masing-masing delegasi nan dimediasi oleh Pakistan bakal dimulai pada Jumat (10/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gedung Putih menyampaikan JD Vance bakal memimpin proses negosiasi itu, sementara Duta Besar Iran untuk Pakistan, Reza Amiri Moghadam, melalui unggahan di X menyatakan Ghalibaf bakal tiba di Islamabad pada Kamis (9/4) malam waktu setempat.

"Meskipun terdapat keraguan di kalangan opini publik Iran akibat pelanggaran gencatan senjata nan berulang kali dilakukan oleh rezim Israel guna menggagalkan upaya diplomatik, delegasi Iran tetap datang ke Islamabad malam ini atas undangan Perdana Menteri Shehbaz Sharif untuk melaksanakan pembicaraan serius nan berdasarkan pada sepuluh poin usulan Iran," kata Moghadam, dikutip CNN.

Iran dan AS sebelumnya telah menyepakati gencatan senjata selama dua pekan serta membuka sementara Selat Hormuz ketika bentrok memasuki hari ke-40.

Sebelumnya, pada Rabu (8/4), Ghalibaf menyatakan proses negosiasi bakal menjadi tidak masuk logika setelah dia menuduh Israel melanggar kesepakatan gencatan senjata melalui serangan di Lebanon.

Pakistan dan Iran menyebut kesepakatan gencatan senjata antara AS, Israel, dan Iran juga mencakup wilayah Lebanon.

Namun, AS dan Israel menegaskan kesepakatan itu tidak bertindak bagi operasi militer nan ditujukan terhadap Hizbullah di Lebanon.

Dilansir AFP, perkembangan ini terjadi seiring keputusan otoritas ibu kota Pakistan nan menetapkan hari libur lokal di Islamabad selama beberapa hari ke depan sebagai langkah pengamanan menjelang agenda diplomatik tingkat tinggi.

Selama periode tersebut, sejumlah jasa krusial tetap beroperasi, termasuk kepolisian, rumah sakit, serta jasa utilitas listrik dan gas.

"Layanan krusial bakal tetap berjalan," ujar instansi wakil komisaris Pakistan di X pada Rabu.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan rencana aktivitas mereka selama periode itu.

(rnp/bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional