Jakarta, CNN Indonesia --
Uni Emirat Arab (UEA) membantah meluncurkan drone Wing Loong II nan diklaim Iran meluncur ke Kota Shiraz beberapa waktu lalu.
Duta Besar UEA untuk Indonesia, Abdulla Salem Al Dhaheri, menegaskan negaranya tak pernah sekalipun terlibat dalam perang Iran vs Amerika Serikat (AS) dan Israel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mulai dari Arab Saudi, Oman, Kuwait, Bahrain, Qatar, Yordania, dan dari mana pun, tidak pernah ada nan terlibat dalam menyerang Iran sejak bentrok ini dimulai," kata Al Dhaheri di kediamannya di Jakarta Selatan, Rabu (8/4).
Al Dhaheri menekankan justru Iran nan sejak awal meluncurkan serangan udara ke negaranya dan negara-negara Teluk lain.
"(Klaim) ini bukan cerita nan sebenarnya," tegasnya.
Sebelumnya, ahli bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran Esmail Baqaei mengatakan sebuah drone telah ditembak jatuh di Kota Shiraz, nan tampaknya diluncurkan oleh UEA alias Arab Saudi.
Pasalnya, puing-puing drone tersebut diidentifikasi sebagai Wing Loong II buatan China, nan dimiliki kedua negara Teluk.
"Ini bisa menjadi bukti (kuat) lain tentang partisipasi langsung dan keterlibatan aktif beberapa negara di area ini dalam kejahatan agresi dan kejahatan perang AS/Israel terhadap Iran," kata Baqaei dalam unggahan di X, Jumat (3/4).
Baqaei tidak menyebut negara mana nan dimaksud. Namun, dia mengatakan "dua negara area (Timur Tengah)" merupakan pengguna drone tersebut.
Ia pun meminta salah satu dari dua negara untuk memberikan penjelasan atas peristiwa ini.
"Diperlukan penjelasan dari salah satu dari DUA NEGARA di area nan menggunakan drone ini!" tulisnya.
Kantor buletin semi-resmi Iran, Tasnim, sebelumnya melaporkan angkatan bersenjata Iran sukses menghancurkan drone MQ-9 Reaper milik AS. Namun, tak lama kemudian, puing-puing pesawat nirawak itu diidentifikasi sebagai Wing Loong II, berasas ukuran dan penampakan pesawat.
Wing Loong II dimiliki oleh UEA dan Saudi. AS dan Israel tidak mempunyai jenis drone ini.
Wing Long II dikembangkan oleh Chengdu Aircraft Corporation. Ini merupakan salah satu dari ekspor drone tersukses China nan bisa membawa rudal, bom, dan roket seberat total 480 kilogram. Jangkauan drone ini sejauh 1.500 kilometer.
Dilansir dari South China Morning (SCMP), UEA dan Saudi pernah dituding terlibat dalam bentrok Sudan dan Yaman dengan mengerahkan Wing Loong II. Milisi Houthi Yaman saat itu mengeklaim menembak jatuh drone tersebut.
(blq/bac)
Add
as a preferred source on Google
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·