Turis Asing Ke India Kini Wajib Isi Kartu Kedatangan Digital

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

CNN Indonesia

Senin, 06 Apr 2026 12:30 WIB

Per 1 April 2026, Pemerintah India resmi berlakukan kartu kehadiran digital (e-Arrival card) sebagai arsip wajib menggantikan blangko bentuk berbasis kertas. Ilustrasi turis asing tiba di bandara. (Istockphoto/Imgorthand)

Jakarta, CNN Indonesia --

Wisatawan mancanegara nan berencana mengunjungi India sekarang kudu menyesuaikan diri dengan prosedur imigrasi terbaru di negara tersebut.

Per 1 April 2026, Pemerintah India resmi memberlakukan kartu kehadiran digital (e-Arrival card) sebagai arsip wajib menggantikan blangko bentuk berbasis kertas.

Kebijakan ini bertindak bagi seluruh turis asing, termasuk pemegang kartu Overseas Citizens of India (OCI). Sementara itu, penduduk negara India dibebaskan dari tanggungjawab mengisi arsip tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir Travel+Leisure, Senin (6/4), patokan ini merupakan kelanjutan dari program nan telah diperkenalkan sejak Oktober 2025. Setelah melewati masa transisi sistem dobel (fisik dan digital), sekarang otoritas India sepenuhnya beranjak ke sistem elektronik.

Perlu digarisbawahi bahwa e-Arrival card bukanlah visa, melainkan instrumen untuk memperketat pengawasan keamanan sekaligus memangkas waktu antrean imigrasi di airport agar lebih efisien.

Syarat dan Cara Pengisian

Wisatawan diwajibkan menyelesaikan pengisian blangko paling lambat 72 jam sebelum agenda kedatangan. Berikut adalah perincian nan perlu disiapkan:

- Data Pribadi: Nama lengkap, kewarganegaraan, dan perincian paspor.
- Kontak: Nomor telepon nan aktif dan alamat email.
- Informasi Perjalanan: Rincian nomor penerbangan dan tujuan kunjungan di India.

Proses registrasi dapat dilakukan melalui tiga jalur resmi, ialah situs resmi Biro Imigrasi India, portal visa daring (online), dan aplikasi Su-Swagatam.

Setelah info terkirim, sistem bakal menerbitkan kode QR unik. Setibanya di airport tujuan di India, visitor hanya perlu menunjukkan kode QR tersebut kepada petugas imigrasi untuk dipindai.

Langkah digitalisasi ini diharapkan dapat menciptakan alur kehadiran nan lebih tertata dan memberikan pengalaman masuk negara nan lebih praktis bagi para pelancong internasional.

(wiw)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-lifestyle