Jakarta, CNN Indonesia --
Tunisia mungkin menjadi salah satu tim nan disorot saat fase grup Piala Dunia 2026, menyusul pergantian pembimbing saat turnamen baru melangkah satu pertandingan.
Pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026, Tunisia takluk 1-5 dari Swedia, nan mengakibatkan pembimbing Sabri Lamouchi langsung dipecat dari jabatannya.
Setelah pemecatan Lamouchi, Tunisia kemudian menunjuk Herve Renard sebagai ahli strategi baru untuk Hannibal Mejbri dan kawan-kawan di sisa turnamen Piala Dunia 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harapan dari penunjukan Renard tentu hasil positif di matchday kedua Grup F melawan Jepang. Pelatih asal Prancis ini punya waktu persiapan sekitar 3 hari memimpin timnya menghadapi Jepang di Monterrey, Meksiko.
Renard sendiri kerap dijuluki sebagai penyihir lantaran rekam rejaknya nan sukses berbareng tim nasional negara lain ketika dalam situasi terjepit.
Namun, sihir Renard sayangnya kali ini tidak berlaku. Tunisia juga kalah telak 0-4 dari Jepang di laga Grup F, sebuah hasil nan cukup mengejutkan.
Kekalahan memalukan tersebut sekaligus memastikan tim berjulukan Elang Kartago itu tersingkir lebih awal dari arena Piala Dunia 2026.
Tunisia telah kalah dua kali beruntun di Grup F dan keduanya dengan skor mencolok. Pergantian pembimbing tidak mengubah peruntungan mereka.
Di laga pamungkas Grup F kelak melawan Belanda, hasil apa pun nan didapat Tunisia tidak memengaruhi nasib mereka di turnamen ini.
(wiw/dal)
Add
as a preferred source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·