Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kritik kepada Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni dengan menyebut Iran dapat menghancurkan Italia dalam waktu dua menit.
"Dia tidak keberatan bahwa Iran mempunyai senjata nuklir dan bakal meledakkan Italia dalam dua menit jika mereka mempunyai kesempatan," kata Trump, dalam wawancara dengan surat berita Italia Corriere della Sera, dikutip Euro News.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan itu dilontarkan lantaran Trump menilai Meloni tidak mendukung langkah AS dalam menghadapi Iran.
Ia juga menyebut Meloni tidak membantu kepentingan AS dalam aliansi Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
"Saya terkejut dengan perilakunya. Saya pikir dia punya keberanian, tapi saya salah," ujar Trump.
"Dia tidak mau membantu menyingkirkan Iran nan mempunyai senjata nuklir. Sangat menyedihkan," lanjutnya.
Selain itu, Trump juga mengkritik Eropa nan dinilai tidak mau mempertahankan kepentingan strategis, termasuk di area Selat Hormuz sebagai jalur utama energi.
Ketegangan antara keduanya juga dipicu oleh pernyataan Meloni nan sebelumnya mengkritik Trump mengenai komentarnya terhadap Paus Leo XIV.
Meloni menilai pemimpin Gereja Katolik tersebut berkuasa menyerukan perdamaian, terutama mengenai bentrok Iran.
Padahal, sejak menjabat pada Oktober 2022, Meloni dikenal sebagai salah satu sekutu terdekat Trump di Eropa dan kerap berkedudukan sebagai mediator antara pandangan AS dan Eropa.
Trump menyebut Meloni telah berubah. Ia juga melontarkan kritik dengan menyebut NATO sebagai "macan kertas" serta menyinggung rumor imigrasi nan menurutnya melemahkan Italia dan Eropa.
Pernyataan Trump ini memicu reaksi dari beragam kalangan politik Italia. Menteri Luar Negeri Antonio Tajani menegaskan Italia tetap menjadi sekutu AS, namun hubungan itu kudu saling menghormati.
"Kami tetap menjadi pendukung setia persatuan Barat dan sekutu teguh AS, tetapi hubungan ini kudu dibangun atas dasar loyalitas, rasa hormat, dan kejujuran timbal balik," ujarnya.
Sementara itu, pemimpin oposisi dari Partai Demokrat, Elly Schlein, mengecam pernyataan Trump sebagai corak kurangnya rasa hormat terhadap Italia.
(rnp/bac)
Add
as a preferred source on Google
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·