Jakarta, CNN Indonesia --
Kasus kecelakaan kereta nan melibatkan commuter line (KRL) dan kereta KA Argo Bromo Anggrek, serta taksi Green SM, pada Senin (27/4) malam di Bekasi, mengingatkan kita mengenai pentingnya kewaspadaan saat melintasi perlintasan sebidang di jalur rel kereta.
Untuk dipahami, melintasi perlintasan kereta dengan kendaraan dituntut lebih hati-hati. Salah langkah, tentu nyawa menjadi taruhannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu mengingat kereta adalah kendaraan nan wajib diprioritaskan saat di perlintasan kereta. Perlu dipahami pula kereta tidak bisa berakhir tiba-tiba dan mengangkut banyak penumpang sehingga risikonya besar.
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang perkeretaapian menetapkan pada Pasal 124 bahwa "Pada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pemakai jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api".
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut langkah kondusif melewati perlintasan rel kereta api.
Kurangi kecepatan
Tidak perlu terburu-buru ketika bakal melintasi perlintasan kereta dan segera kurangi kecepatan untuk meningkatkan kewaspadaan. Pastikan memandang ke kanan dan kiri terlebih dulu untuk memastikan tidak ada kereta nan bakal lewat.
Apapun alasannya, Anda wajib mendahulukan kereta api saat sinyal sudah bersuara dan palang pintu perlintasan mulai ditutup. Pengendara kudu setop di belakang palang kereta saat itu.
Sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) pasal 114 UU nan berbunyi: "Pada pelintasan sebidang antara jalur KA dan jalan, pengemudi wajib berakhir ketika sinyal sudah bersuara dan palang pintu KA sudah mulai ditutup, serta wajib mendahulukan kereta api".
Jalan licin di perlintasan
Butuh kehati-hatian saat melewati perlintasan kereta lantaran kontur jalannya berbeda dengan jalan biasa. Kondisi jalan ini umumnya menanjak lantaran perbedaan ketinggian dan licin saat mengenai rel kereta.
Belum lagi kerap ada kerikil lepas di aspal jalan sehingga jalan semakin licin dan menambah kesulitan. Jangan langsung menekan pedal gas sebelum mobil betul-betul melalui area perlintasan kereta api lantaran dikhawatirkan terjebak.
Usahakan memposisikan roda mobil sejajar rel kereta api saat mau melintasi. Jangan paksakan jika tidak memungkinkan seperti lampau lintas nan padat, pastikan saja kecepatan mobil cukup rendah dan arah kendaraan bisa dikendalikan.
Disarankan juga buat pengemudi mematikan volume musik di kabin untuk mendengarkan kondisi sekitar saat melalui perlintasan.
Turunkan posisi gigi
Bagi nan mengendarai mobil bertransmisi manual, turunkan posisi gigi ke 1 saat melewati jalur kereta api. Hal ini untuk mencegah mesin mobil meninggal saat berada di atas rel lantaran putaran mesin nan tidak stabil.
Untuk mobil matic, cukup lepas pedal gas dan biarkan mobil meluncur perlahan. Kamu bisa menjaga kecepatan mobil dengan menginjak pedal rem.
Jaga jarak aman
Biasakan memberi waktu kendaraan di depan melintasi perlintasan kereta rel secara kondusif sebelum mulai menyusul. Anda wajib menjaga jarak kondusif sebagai antisipasi keadaan darurat.
Langkah terbaik nan bisa dilakukan ialah berakhir di depan palang pintu sembari menunggu kendaraan di depan menyeberang dengan aman. Hal ini bisa jadi bikin Anda kena klakson kendaraan lain di belakang, tapi langkah tersebut memastikan akibat jelek berkurang.
Jangan memaksa
Jika sinyal bunyi palang pintu sudah berbunyi, langsung kurangi kecepatan dan berakhir agak jauh dari letak palang pintu. Tak perlu memaksa melintas ketika palang pintu sudah bergerak, Anda memang bakal kehilangan waktu lantaran kudu menunggu kereta lewat, tapi itu adalah nilai keselamatan.
Jika tidak ada palang pintu, biasanya ada tanda berupa garis peringatan, berhentilah sekitar 1 meter alias lebih dari perlintasan kereta lampau pastikan situasi kondusif sebelum melintas.
Jangan panik
Apabila kendaraan tiba-tiba mogok di tengah perlintasan tapi belum ada kereta nan bakal lewat, sebaiknya tidak perlu panik. Cek panel instrumen untuk memastikan masalah, posisikan gigi transmisi di netral dan nyalakan ulang mesin kendaraan.
Karena panik, bisa saja Anda melupakan prosedur menyalakan mesin seperti menginjak pedal rem untuk mobil matik alias menekan pedal kopling bakal mobil manual.
(ryh/fea)
Add
as a preferred source on Google
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·