Tingkatkan Literasi Pesisir, Ditpolairud Polda Kalteng Hadirkan Pondok Baca Di Das Mentaya

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

SAMPIT – Literasi sekarang tidak lagi hanya sekat ruang perpustakaan kota. Personel Kapal Polisi XVIII-2005 Ditpolairud Polda Kalteng kembali menghadirkan “Pondok Baca” di tepian Daerah Aliran Sungai (DAS) Mentaya, Jumat 3 Maret 2026.

Kegiatan ini merupakan langkah nyata Polri dalam menjemput bola untuk meningkatkan minat baca anak-anak dan masyarakat pesisir nan mempunyai keterbatasan akses terhadap bahan referensi berkualitas.

Sambil menikmati hembusan angin sungai, anak-anak di bantaran DAS Mentaya tampak antusias menyerbu beragam koleksi kitab edukatif nan dibawa oleh petugas.

Tidak hanya sekadar meminjamkan buku, personel Kapal Polisi XVIII-2005 juga terjun langsung sebagai pembimbing dan motivator bagi para pembaca cilik tersebut.

Suasana hangat terpancar saat personil kepolisian duduk berbareng warga, memberikan pengarahan belajar, serta menyisipkan mengenai:

1. Pentingnya Pendidikan: Memberikan motivasi agar anak-anak pesisir tetap semangat mengejar cita-cita.

2. Pelestarian Lingkungan: Mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan dan ekosistem sungai.

3. Interaksi Positif: Mempererat kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat perairan.

Program pondok baca ini bukan sekadar aktivitas rekreasional, melainkan komitmen berkepanjangan dari Ditpolairud Polda Kalteng untuk mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah .

“Kami mau menunjukkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya soal penegakan dan keamanan, tetapi juga kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa melalui literasi,” ujar Dirpolairud Polda Kalteng, Kombes Pol. Dony Eka Putra.

Melalui semangat “Polri Presisi”, kehadiran Pondok Baca di tepian sungai ini diharapkan bisa menumbuhkan budaya doyan membaca sejak dini. Dengan pengetahuan nan luas, diharapkan masyarakat bantaran sungai mempunyai daya saing nan lebih baik di masa depan.

Kegiatan serupa direncanakan bakal terus dilaksanakan secara rutin dan berpindah-pindah letak agar faedah literasi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh penduduk di sepanjang aliran sungai Kalteng.(im/bs)

Sumber info-lokal