Surat Rahasia Khamenei Bocor, Terungkap Iran Terbelah Soal Deal As

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Korespondensi rahasia nan ditulis Pemimpin Tertinggi Ayatollah Mojtaba Khamenei dilaporkan bocor hingga mengungkap rezim Iran terbelah soal kesepakatan dengan Amerika Serikat untuk mengakhiri perang.

Perpecahan nan terbongkar ini bermulai kala mantan personil tim negosiasi Iran dalam putaran awal perundingan di Islamabad, Pakistan, Mahmoud Nabavian, sempat mengaku membaca korespondensi rahasia nan ditulis Khamenei. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wakil Ketua Dewan Keamanan Nasional Iran itu mengungkapkan perihal tersebut dalam suatu wawancara nan disiarkan langsung di stasiun televisi nasional.

Dalam surat tersebut, menurut Nabavian, Khamenei menilai tim negosiasi Iran telah melampaui mandat nan diberikan kepada mereka.

Namun, belum tuntas menjelaskan soal korespondensi itu, wawancara Nabavian diputus di tengah siaran.

Kini, Dikutip The Guardian, Nabavian terancam menghadapi tuntutan norma dan pemecatan dari parlemen setelah mengungkap isi surat Khamenei nan diklaim sangat rahasia itu.

Satu jam setelah siaran nan disensor itu berakhir, rekaman wawancara tersebut dihapus dari arsip, sementara seorang pejabat senior di lembaga penyiaran negara mengundurkan diri.

Klaim Nabavian langsung dibantah oleh ahli bicara tim perunding, nan menyebut pernyataannya sebagai info lama nan telah dipelintir. Televisi pemerintah Iran juga menyatakan bahwa komentar Nabavian merupakan "bukti adanya pelanggaran norma dan layak diproses secara hukum".

Tokoh-tokoh nan berafiliasi dengan kubu Mohammad Bagher Ghalibaf, kepala negosiator Iran dalam perundingan saat ini di Swiss, mendesak agar pihak nan membocorkan info tersebut segera diidentifikasi.

Sementara itu, golongan sentris dan reformis selama ini menuduh lembaga penyiaran negara Iran, IRIB, bertindak sebagai cerobong kaum garis keras dari Paydari alias Front Stabilitas, nan juga didukung oleh Nabavian.

Selain mengungkap ketegangan di lingkaran elite pemerintahan Iran secara hampir real time, kejadian ini juga menunjukkan bahwa pemimpin tertinggi nan baru tampaknya memainkan peran nan jauh lebih aktif dalam proses perundingan dibandingkan nan selama ini diketahui publik.

Laporan tersebut mengindikasikan bahwa Khamenei secara langsung menginstruksikan para negosiator agar tidak mengalah dalam rumor program nuklir Iran maupun soal penerapan biaya bagi kapal-kapal nan melintasi Selat Hormuz.

Sejak menjabat sebagai pemimpin tertinggi, Mojtaba Khamenei belum pernah tampil di depan publik alias merilis pesan audio. Ia lebih banyak menyampaikan arah kebijakannya melalui pernyataan tertulis.

Sejumlah laporan apalagi menyebut tim perunding pernah kudu menunggu hingga dua pekan untuk mendapatkan pengarahan mengenai kelanjutan negosiasi. Khamenei juga dikabarkan mengirimkan beragam pertanyaan rinci kepada para negosiator.

(rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional