Jakarta, CNN Indonesia --
Chelsea resmi memecat Liam Rosenior dari bangku pembimbing seiring rangkaian hasil jelek dalam beberapa waktu terakhir. Siapa penggantinya?
Chelsea memutuskan memecat Rosenior pada Rabu (22/4) waktu setempat. Hasil jelek dalam beberapa laga terakhir jadi argumen kuat untuk menyudahi kerja sama dengan Rosenior.
Setelah memecat Rosenior, Chelsea tidak langsung buru-buru menunjuk nama besar sebagai pembimbing baru. Mereka memilih menyerahkan posisi itu pada Calum McFarlane.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
McFarlane bakal memegang tugas sebagai pembimbing interim sampai musim ini selesai. McFarlane adalah personil tim kepelatihan di bawah Rosenior.
Selain itu, McFarlane bukanlah sosok asing di ruang tukar Chelsea. Ia juga sudah ada dalam tim kepelatihan era Enzo Maresca. McFarlane juga sempat menangani tim U-21 dan U-19 Chelsea.
Walaupun menjadi pembimbing interim, ada tugas besar nan kudu diburu oleh McFarlane. Pertama, Chelsea tetap memperkuat di Piala FA dan kejuaraan itu jadi kesempatan terbaik bagi The Blues untuk merebut gelar musim ini.
Chelsea saat ini tengah mempersiapkan diri menghadapi Leeds United di babak semifinal pada akhir pekan. Kemenangan atas Leeds bisa jadi titik kembali bagi Chelsea untuk tampil lebih bagus di arena Liga Inggris.
Di Liga Inggris, Chelsea saat ini terlempar ke posisi ketujuh. The Blues sudah tertinggal tujuh nomor dari Liverpool dengan The Reds tetap punya sisa satu laga lebih banyak. Meski peluangnya kecil, McFarlane tentu diminta untuk berjuang memburu tiket Liga Champions musim depan atau paling tidak, bisa mengamankan tiket ke Liga Europa.
"Calum McFarlane bakal bekerja sebagai pembimbing interim hingga akhir musim dengan support dari staf kepelatihan nan ada saat ini, seiring upaya kami untuk bisa lolos kualifikasi ke kejuaraan Eropa dan terus melaju di Piala FA," tulis Chelsea dalam pernyataannya.
Liam Rosenior dipecat setelah Chelsea mengalami hasil jelek dalam dua bulan terakhir. Chelsea menelan lima kekalahan beruntun di Liga Inggris dan hanya bisa satu kali menang dalam delapan laga terakhir di seluruh kompetisi.
Satu-satunya kemenangan Chelsea di periode itu adalah ketika mereka menang 7-0 atas Port Vale di perempat final Piala FA. Di luar itu, mereka tujuh kali kalah termasuk saat disingkirkan PSG di perempat final Liga Champions.
(ptr/sry)
Add
as a preferred source on Google
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·