Serangan Israel Tewaskan Imam Terkemuka Lebanon Sadiq Al-nabulsi

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Serangan Israel ke Lebanon disebut turut menewaskan Imam terkemuka Saidq al-Nabulsi, Rabu (8/4).

Israel membabi buta menyerang beberapa wilayah di Lebanon meski gencatan senjata dengan Iran sudah disepakati.

Dilansir dari Aljazeera, berita tewasnya al-Nabulsi ini diberitakan sejumlah media Lebanon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sadiq al-Nabulsi selama ini juga dikenal sebagai akademisi. Ia tewas dalam serangan Israel di kota pesisir Saida alias Sidon.

Dilansir dari CNN, Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat ratusan orang tewas dan terluka dalam serangan sadis Israel ini.

Pusat Medis Universitas Amerika Beirut mengatakan mereka memerlukan donor semua golongan darah untuk korban serangan Israel ini.

"Donor darah Anda sangat krusial sekali," demikian keterangan mereka.

Presiden Lebanon Joseph Aoun mengutuk keras serangan Lebanon ini.

Ia menyebut perbuatan Israel ini sebagai perliku barbar.

"Tindakan agresi barbar ini - nan tidak mengakui kewenangan apa pun dan tidak menghormati perjanjian alias komitmen apa pun - telah berulang kali menunjukkan pengabaian total terhadap semua norma dan norma internasional," kata Aoun dalam sebuah pernyataan.

Gencatan senjata antara AS dan Iran disepakati. PM Pakistan selaku mediator mengatakan gencatan senjata juga bertindak di front pertempuran di Lebanon. Namun perihal ini ditolak Israel.

Di Lebanon, milisi Hizbullah jadi sasaran israel. Kelompok paramiliter syiah di Lebanon ini merupakan proksi Iran. Baik Hizbullah dan Israel sejak beberapa tahun terakhir kerap melancarkan serangan.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah tewas tahun lampau dalam serangan Israel.

(tim/sur)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Sumber cnn-internasional