Selai Kacang Perlu Disimpan Di Kulkas Atau Enggak? Ini Penjelasannya

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

CNN Indonesia

Rabu, 01 Apr 2026 14:00 WIB

Perdebatan soal langkah penyimpanan selai kacang di lemari es alias cukup di suhu ruang tetap kerap muncul. Ini penjelasannya dari ahli. Ilustrasi. Perdebatan soal langkah penyimpanan selai kacang di lemari es alias cukup di suhu ruang tetap kerap muncul. (stevepb/Pixabay)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Selai kacang menjadi salah satu bahan makanan nan nyaris selalu ada di dapur. Namun, perdebatan soal langkah penyimpanan selai kacang di kulkas alias cukup di suhu ruang tetap kerap muncul.

Cara menyimpan selai kacangan sangat tergantung pada jenisnya, apakah termasuk selai kacang alami alias konvensional nan sudah melalui proses tambahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jenis selai kacang dan langkah penyimpanannya

Terdapat dua jenis selai kacang nan beredar di pasaran. Berikut di antaranya.

1. Selai kacang alami

Selai kacang jenis ini terbuat dari kacang tanah sangrai tanpa tambahan bahan lain. Selai ini terbuat dari kacang tanah panggang nan digiling dan kudu segera didinginkan setelah dibeli.

Mengutip dari Martha Stewart, asisten guru besar pendidikan keamanan pangan di Universitas Arizona, Margarethe A. Cooper menjelaskan bahwa selai kacang alami sebaiknya disimpan di lemari es agar tetap segar dan mencegah minyaknya terpisah. Pasalnya, selai kacang alami tidak mengandung pengawet.

Jika tidak segera dimasukkan ke dalam kulkas, selai kacang dapat menyebabkan aroma tengik serta perubahan rasa dan tekstur. Selain itu, penyimpanan di suhu ruang juga meningkatkan akibat pertumbuhan jamur pada produk alami.

Dengan menyimpannya di kulkas, proses pemisahan minyak dapat diperlambat sekaligus menjaga kualitas selai kacang dan stabil lebih lama.

2. Selai kacang konvensional

Berbeda dengan jenis alami, selai kacang konvensional tidak memerlukan penyimpanan di kulkas. Kandungan pengawet dan stabilizer di dalamnya berfaedah menjaga tekstur tetap menyatu dan memperpanjang masa simpan.

Ahli nutrisi, Profesor Lisa Young mengatakan, selai jenis ini mempunyai kadar air nan sangat rendah sehingga mikroorganisme susah berkembang. Karena itu, selai kacang ini cukup disimpan di tempat sejuk dan kering seperti lemari dapur.

Ahli gizi terdaftar di Alabama, Chelsea Edwards menegaskan bahwa selai kacang konvensional kudu disimpan di tempat sejuk, kering, dan gelap. Cara penyimpanan ini dapat mengurangi kemungkinan oksidasi dan memperpanjang masa simpan.

Meski demikian, penyimpanan di lemari es tetap diperbolehkan jika mau memperpanjang masa simpan setelah bungkusan dibuka.

Berapa lama selai kacang bisa bertahan?

Mengutip dari Southern Living, National Peanut Board menjelaskan, masa simpan selai kacang juga berbeda tergantung jenisnya.

Selai kacang nan diproduksi secara komersial mengandung lemak terhidrogenasi alias minyak lainnya nan mempunyai masa simpan 6 hingga 9 bulan jika disimpan dalam keadaan belum dibuka di lemari dapur.

Setelah dibuka, selai kacang mempunyai masa simpan sekitar 2 hingga 3 bulan jika disimpan di lemari dapur dan 6 hingga 9 bulan jika disimpan di kulkas.

Selai kacang alami nan belum dibuka dapat memperkuat hingga satu tahun penuh di kulkas. Setelah dibuka, selai kacang alami sebaiknya dikonsumsi dalam waktu 3 hingga 4 bulan.

Penyimpanan selai kacang tergantung jenis produk nan digunakan. Selai kacang alami memerlukan suhu dingin untuk menjaga kualitasnya, sementara konvensional lebih elastis dan cukup disimpan di suhu ruang.

Perbedaan ini krusial agar selai kacang tetap kondusif dikonsumsi, tidak sigap rusak, dan tetap mempunyai rasa serta tekstur nan optimal.

(nga/asr)

Add as a preferred
source on Google
Sumber cnn-lifestyle