Jakarta, CNN Indonesia --
Klub peserta memberi apresiasi atas penyelenggaraan SBY Cup 2026 dan berambisi turnamen voli ini dapat terus berlanjut.
SBY Cup 2026 diikuti klub-klub voli nan sudah punya nama di dalam negeri seperti LavAni Transmedia, Surabaya Samator, Sukun Badak, Perumda Tirta Bhagasasi, PBV Pasundan, Ganeksa Bhumikarta, Semarang Bank Jateng, dan DPUPR Alib Grobogan.
"Apresiasi nan tinggi buat klub LavAni melaksanakan aktivitas ini. Dan lima hari pertandingan Rp500 juga untuk juara satu. Tempat kedua Rp300 juta, ketiga Rp200 juta. Ini belum pernah ada di Indonesia," kata perwakilan klub PBV Pasundan, Agus Jumaedi dalam konvensi pers di Magelang, Selasa (12/5) seperti dikutip dari Detik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus Jumaedi nan berkawan dipanggil Boy beranggapan SBY Cup 2026 jadi turnamen nan dinanti. Karena itu, klubnya membawa kekuatan penuh untuk ikut serta.
"Kenapa seperti ini? Karena klub-klub pasti utuh berangkat. Berbeda dengan aktivitas nan copot saja, copot pemain gabung," ujar Agus.
Lebih lanjut Agus mengaku pemainnya memilih ikut SBY Cup 2026 alih-alih tampil di liga antarkampung alias tarkam. Sebab menurutnya, selain bingkisan nan jadi motivasi, tanding membawa nama klub jadi nilai tambah tersendiri.
"Klub nan berangkat, ada pemain saya juga nan tabrakan dengan tarkam. Mau jadi pemain tarkam alias mau jadi klub? Akhirnya ikut serta. Inilah nan kudu dibentuk kembali aktivitas ini, bukan hanya hadiah, tetapi event aktivitas membawa nama klub nan melaksanakan pembinaan di wilayah masing-masing. Sekali lagi, apresiasi nan tinggi buat SBY Cup dengan LavAninya," ucapnya.
Antusiasme juga disampaikan perwakilan Surabaya Samator, Hadi Sampurna. Ia berterima kasih kepada Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono sebagai inisiator SBY Cup 2026.
"Apresiasi nan sangat tinggi kepada Bapak Susilo Bambang Yudhoyono nan telah memotori event seperti ini. Saya sangat berterima kasih."
"Kemarin setelah Surabaya Samator mengikuti Proliga, itu ada pemain asing. Ini betul-betul event sangat bagus untuk menguji sebenarnya sejauh mana klub bisa membina atletnya. Kalau kemarin Proliga ada pemain asing, kita murni dari klub sehingga bisa memandang kira-kira sejauh mana perkembangan dari anak-anak atlet didik kita," ujar Hadi.
Sementara Faradista Sekar Nagari dari Semarang Bank Jateng juga menyampaikan pujian untuk SBY nan telah mengadakan aktivitas ini, khususnya bagi klub berbasis di Jawa Tengah.
"Kayaknya di Magelang nggak begitu sering aktivitas sebesar ini. Saya dari Semarang Bank Jateng sangat berambisi mungkin di tahun-tahun selanjutnya bisa untuk meng-explore wilayah di Jawa Tengah lainnya," kata dia.
"Kami dari Semarang Bank Jateng sangat menunggu event-event selanjutnya. Terutama SBY Cup tahun nan selanjutnya," imbuh Faradista.
Agung Seganti dari Sukun Badak juga menyampaikan semangat dari timnya jelang kejuaraan sebesar ini.
"Harapan kita sebagai pembina wilayah menguntungkan buat kami (klub). Melihat tolak ukur anak didik kami di klub daerah, sejauh mana kelak banyak event lagi," kata Agung nan juga mantan pemain timnas voli Indonesia.
(ikw/nva)
Add
as a preferred source on Google
13 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·