Jakarta, CNN Indonesia --
Cristiano Ronaldo merespons tudingan nan ramai menyebutkan Al Nassr menang di Saudi Pro League lantaran dibantu wasit.
Sorotan negatif mengarah ke Ronaldo dan Al Nassr, khususnya setelah pertandingan melawan Al Ahli nan berjalan Kamis (30/4).
Sederet pemain Al Ahli menyatakan wasit berat sebelah dan seolah-olah sudah mempersiapkan gelar juar untuk 'seseorang'.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ivan Toney dan Galeno merupakan dua pemain nan cukup keras melontarkan kritik. Toney menyebut ada seseorang nan diuntungkan dengan keputusan wasit. Meski tanpa menyebut nama, komentar Toney dipersepsikan mengarah kepada Ronaldo.
Sementara Galeno menyatakan pihak ofisial pertandingan seperti mau menyerahkan trofi kepada seseorang. Sama seperti komentar Toney, Galeno tidak menyebut nama.
Ronaldo pun merasa gerah dan memutuskan buka bunyi menanggapi tudingan-tudingan nan mengarah kepadanya.
"Saya pikir ini tidak baik untuk liga. Semua orang mengeluh. Ini sepak bola, ini bukan perang. Kita tahu kita kudu berjuang, semuanya mau menang, tetapi tidak semua bisa," ucap Ronaldo dilansir dari ESPN.
Bintang gaek itu menyatakan bakal memberi komentar lebih lanjut pada akhir musim. Menurutnya apa nan terjadi saat ini tidak mencerminkan liga nan apik dan bisa bersaing.
"Saya bakal bicara pada akhir musim lantaran saya telah memandang banyak perihal buruk. Banyak pemain mengeluh, mengunggah materi di Instagram, di Facebook, berbincang tentang wasit, berbincang tentang liga, berbincang tentang proyek ini. Ini tidak baik. Ini bukan tujuan liga," katanya.
"Kita kudu memberi contoh, tidak hanya di sini tetapi juga untuk Eropa, bahwa kita mau bersaing dengan mereka untuk menjadi salah satu liga terbaik di dunia. Tetapi saya pikir kita kudu menganalisis dan menghentikan [kritik] itu... lantaran bagi saya, ini bukan sepak bola," ujar Ronaldo melanjutkan.
Ronaldo menegaskan kemauan membantu Al Nassr meraih gelar untuk kali pertama sejak 2019 sekaligus memastikan trofi liga pertama di Arab Saudi setelah hijrah dari Inggris pada akhir 2022.
"Perjuangan [meraih gelar] bakal berjalan sampai akhir," tukasnya.
(nva/ptr)
Add
as a preferred source on Google
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·